Gaduh di Munas IKA PMII, Bendum PB PMII Sebut Sikap Muqowam Kekanak-kanakan

Monday, 24 February 2025 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar

Gambar "Gaduh di Munas IKA PMII, Bendum PB PMII Sebut Sikap Muqowam Kekanak-kanakan" sumber istemewa

Frensia.id – Bendahara Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Sainuddin, secara tegas mengkritik sikap Akhmad Muqowam yang dinilai tidak mencerminkan kedewasaan dalam menyikapi hasil Musyawarah Nasional (Munas) VII Ikatan Alumni PMII (IKA PMII).

Sainuddin menyebut polemik yang terjadi sebagai bukti “sikap kekanak-kanakan” yang berpotensi merusak citra organisasi di mata publik. 

“Sebagai organisasi alumni dari gerakan mahasiswa besar, IKA PMII seharusnya menjadi teladan bagi kader muda. Tapi yang terjadi malah kegaduhan yang tidak pantas ditunjukkan senior,” ujar Sainuddin dalam keterangan resminya, Selasa (11/7). 

Ia menilai langkah Muqowam mendatangi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pascakeputusan Munas VII sebagai upaya mencari legitimasi di luar mekanisme internal organisasi.

Padahal, forum tertinggi tersebut telah menetapkan Fathan Subchi sebagai Ketua Umum IKA PMII periode 2024-2027, didampingi M. Nur Purnamasidi(Sekjen) dan Zaini Rahman (Bendahara Umum). 

Baca Juga :  Tanggapan DPRD Soal 3 Siswa Sekolah Rakyat di Jember Diduga Jadi Korban Kekerasan

“Proses Munas sudah final. Jika ada keberatan, selesaikan sesuai aturan organisasi, bukan malah membawa masalah ke luar seolah mencari pembenaran,” tegas Sainuddin. 

Menurutnya, sikap Muqowam tidak hanya mencederai prinsip demokrasi internal, tetapi juga berisiko memecah solidaritas alumni.

Ia mengingatkan bahwa IKA PMII memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahankan reputasi PMII sebagai organisasi yang menjunjung tinggi musyawarah mufakat. 

“Alumni seharusnya fokus pada pemberdayaan kader, bukan malah sibuk bertikai. Sumber daya kita besar, harusnya dimanfaatkan untuk hal produktif, bukan konflik yang merugikan semua pihak,” tambahnya. 

Sainuddin juga menyoroti potensi dampak negatif dari polemik ini terhadap kader muda PMII.

Menurutnya, friksi di tubuh IKA PMII bisa menjadi contoh buruk bagi mahasiswa yang masih aktif.

Baca Juga :  Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Jember Sambangi BPS Pusat Bahas Integrasi Data

“Junior akan meniru senior. Jika seniornya gaduh, bagaimana mereka bisa belajar tentang kedewasaan berorganisasi?” ucapnya. 

Ia pun mengajak seluruh pihak menghormati keputusan Munas dan mendukung kepemimpinan baru.

“Sudah saatnya kita bersatu. Momentum ini harus jadi awal untuk memperkuat peran alumni dalam mendukung perjuangan PMII ke depan,” imbuh Bendum PB PMII.

Munas VII IKA PMII, yang digelar pekan lalu, diwarnai ketegangan setelah terjadi perbedaan pandangan mengenai validitas keputusan sidang.

Kendati demikian, panitia penyelenggara menegaskan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku. 

Sebagai organisasi dengan puluhan ribu alumni tersebar di berbagai sektor strategis, IKA PMII diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kebersamaan yang menjadi ciri khas PMII. 

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Wednesday, 28 October 2026 - 18:01 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah

TERBARU

Pelaku berinisial MFR (28), saat sedang menjalani penyidikan di Mapolres Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Tuesday, 3 Nov 2026 - 16:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading