Gubernur Khofifah sebut Pasar Murah Bertorientasi pada Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok

Monday, 24 November 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah saat membagikan beras di Pasar Murah Jember. (Foto: Frensia/Sigit)

Gubernur Khofifah saat membagikan beras di Pasar Murah Jember. (Foto: Frensia/Sigit)

Frensia.Id– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut program pasar murah bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat alias stabilisasi harga kebutuhan pokok. Hal ini dia Khofifah saat meninjau Pasar Murah Di Halaman Waterboom Tiara Park, Jalan Kaliurang, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Jember.

“Jadi tujuan dari program pasar murah ini ialah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok,” katanya, Senin (24/11/2025).

Selanjutnya kata dia, inisiatif program pasar murah ini bukan untuk menyaingi pasar tradisional. Melainkan sebagai upaya mendekatkan jangkauan komoditas murah kepada masyarakat.

“Kita sudah 171 putaran untuk semester ini. Kita tiap hari keliling di beberapa titik untuk memberikan fasilitasi dari harga sembako yang jauh lebih murah dari harga pasar,” ujarnya.

Baca Juga :  Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Khofifah kemudian menjelaskan, perbandingan harga yang ditawarkan di pasar murah dengan harga normal di pasaran. Untuk komoditas ayam, misalnya, harga di pasar sudah mencapai Rp35.000 per kilogram, namun di pasar murah dijual Rp30.000 per kilogram.

Demikian pula dengan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

“Kalau beras ini per kilogram kita jual Rp11.000. Di pasar bisa Rp13.000. Jadi, kalau satu paket itu 5 kilo bisa selisih Rp10.000 dengan harga di pasar,” jelasnya.

Gubernur Khofifah menegaskan, bahwa lokasi pasar murah sengaja dijauhkan dari pasar tradisional. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman bahwa pasar murah adalah pesaing.

Baca Juga :  Gugatan Wabup Jember Djoko Susanto ke Bupati Fawait Kandas

“Maka saya selalu menyampaikan supaya tempat pasar murah ini jangan berdekatan dengan pasar tradisional. Karena pasar murah ini bukan kompetitornya pasar tradisional. Kita sebetulnya ingin memberikan pemuatan, penjangkauan kepada masyarakat,” paparnya.

Menurut Khofifah, program pasar murah sebenarnya juga dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten/kota. Namun, peran provinsi adalah menguatkan dan meluaskan jangkauan agar kebutuhan pokok keluarga masing-masing terpenuhi, terutama menjelang momen besar.

“Apalagi menjelang Nataru (Natal dan Tahun Baru). Setelah Nataru kita juga mengadakan lagi untuk Ramadan. Jadi, ini akan terus menerus,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dongkrak Ekonomi Jember, PTPN I Regional 5 Guyur Bantuan Rp 2,26 M hingga Modal Ternak Rp 28 M
Harga Kedelai dan Plastik Naik Bersamaan, Perajin Tempe di Rambipuji Jember Kurangi Ukuran Produk
Harga Plastik Naik Gegara Perang di Timur Tengah
Bank Indonesia Jember Siapkan Perluasan Layanan Pembayaran Digital di Seluruh Sektor Keuangan
Jelang Hari Besar Keagamaan, Satgas Saber Pangan Polres Jember Pastikan Harga Bapokting Aman
Memasuki Musim Panen, Harga Gabah di Jember Stabil
Kisah Penjual Bunga Tabur Makam di Trotoar Pasar Tanjung Jember Jelang Lebaran
Jasa Penggilingan Padi di Jember Keluhkan Kalah Saing dengan Selep Keliling

Baca Lainnya

Friday, 10 April 2026 - 15:43 WIB

Dongkrak Ekonomi Jember, PTPN I Regional 5 Guyur Bantuan Rp 2,26 M hingga Modal Ternak Rp 28 M

Wednesday, 8 April 2026 - 14:50 WIB

Harga Plastik Naik Gegara Perang di Timur Tengah

Tuesday, 7 April 2026 - 17:55 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Perluasan Layanan Pembayaran Digital di Seluruh Sektor Keuangan

Thursday, 2 April 2026 - 20:23 WIB

Jelang Hari Besar Keagamaan, Satgas Saber Pangan Polres Jember Pastikan Harga Bapokting Aman

Monday, 30 March 2026 - 21:02 WIB

Memasuki Musim Panen, Harga Gabah di Jember Stabil

TERBARU