Harga Cabai Sret di Jember Meroket, Segini Kisarannya

Monday, 6 January 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Cabai Sret di Jember Meroket, Segini Kisarannya (Sumber foto: Sigit/Frensia.Id)

Harga Cabai Sret di Jember Meroket, Segini Kisarannya (Sumber foto: Sigit/Frensia.Id)

Frensia.Id- Cuaca buruk dan hujan terus menerus harga cabai sret di sejumlah pasar Jember Jawa Timur melonjak tajam. Diantaranya Pasar Tanjung, Pasar Kepatihan, Pasar Pelita dan Pasar Gebang.

Saat ini harga cabai yang menjadi salah satu bahan dasar sambal itu mencapai 90 ribu rupiah. Padahal satu bulan lalu harga cabai sret masih berkisar 23 ribu rupiah.

Namun setiap hari harga cabai sret naik signifikan. Kenaikan harga cabai dipicu cuaca buruk atau hujan terus menerus.

Akibat cuaca buruk tersebut, tidak sedikit petani yang gagal panen karena tanaman cabainya busuk. “Pemicu kenaikan harga cabai karena petani gagal panen, ” kata Nurhayati pedagang cabai di Pasar Tanjung Jember, Senin (06/01/2024).

Baca Juga :  Datang ke Jember, Wamenkes Sebut Program Homecare Potensial Jadi Percontohan Nasional

Gagalnya petani panen cabai tersebut membuat stok cabai menipis. Sementara permintaan cabai meningkat di kalangan konsumen. “Stok tidak ada, permintaan cabai banyak, ” tambahnya.

Nurhayati mengaku tidak menutup kemungkinan harga cabai terus naik. “Besok kemungkinan naik lagi harga cabai. Bahkan pernah mendekati 200 ribu, ” ujarnya.

Selain cabai sret, cabai hijau dan cabai besar ikut naik. Harga cabai hijau sekarang mencapai 45 ribu sementara cabai besar 46 ribu.

Baca Juga :  Beredar Polling Pemilihan Calon Ketua PCNU! Pimpinan Lakpesdam Jember: "Harus Orang Alim"

Sementara itu, kenaikan harga cabai membuat pembeli kaget. Pasalnya, beberapa hari lalu harga cabai masih kisaran 40 ribu rupiah.

Khoiriyah, pelanggan cabai sret ini mengaku terkejut saat bertanya harga cabai. “Saya kaget harga cabai sudah 90 ribu rupiah, ” ucap Khoiriyah.

Khoiriyah pun akhirnya mengurangi pembelian cabai sretnya. “Biasanya saya beli setengah kilo sekarang hanya mampu membeli seperempat kilo saja, ” terangnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Residivis Spesialis Bobol Rumah Kosong di Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Petani di Songgon Ditemukan Meninggal di Gubuk Kandang Sapi
Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa
Rawat Sejarah! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Refleksi 30 Tahun Kudatuli
BPBD Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Puting Beliung di Purwoharjo
Dua Sepeda Motor Adu Banteng, Satu Pengendara Tewas
Bikin Geger dan Panik, Diduga Anak Buaya Muncul di Irigasi Sawah Banyuwangi
KM Genius Tenggelam di Perairan Utara Bali Usai Mati Mesin, 6 ABK Dievakuasi Tim SAR

Baca Lainnya

Thursday, 30 July 2026 - 18:52 WIB

Residivis Spesialis Bobol Rumah Kosong di Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan

Tuesday, 28 July 2026 - 17:07 WIB

Petani di Songgon Ditemukan Meninggal di Gubuk Kandang Sapi

Tuesday, 28 July 2026 - 17:04 WIB

Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa

Tuesday, 28 July 2026 - 10:38 WIB

Rawat Sejarah! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Refleksi 30 Tahun Kudatuli

Monday, 27 July 2026 - 18:56 WIB

BPBD Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Puting Beliung di Purwoharjo

TERBARU

Dinkes Jember saat melakukan rontgen paru-paru warga di salah satu Kantor Desa (Foto: Dinkes Jember)

Healthia

Dinkes Jember Temukan 271 Orang Terdiagnosa TBC per Juni 2026

Friday, 31 Jul 2026 - 19:42 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading