Hiswana Migas Besuki Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Petani

Friday, 16 January 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pengisian BBM di salah satu SPBU Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Suasana pengisian BBM di salah satu SPBU Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id– Memasuki masa tanam, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Besuki, menginstruksikan seluruh SPBU di wilayahnya untuk memperketat pengawasan pembelian solar bersubsidi di sektor pertanian.

Langkah ini diambil guna memastikan distribusi bahan bakar tepat sasaran.

Ketua Bidang Komunikasi Hiswana Migas Besuki, Wahyu Prayudi Nugroho, menegaskan bahwa petani memang berhak mendapatkan alokasi solar subsidi, terutama untuk operasional alat dan mesin pertanian (alsintan). Namun, prosedur perolehannya harus diikuti secara disiplin.

“Sesuai arahan Pertamina, petani wajib menyertakan surat keterangan desa, rekomendasi Dinas Pertanian, serta menggunakan sistem QR Code (barcode),” katanya, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga :  Polisi Tegaskan Penetapan Tersangka Tunggal Kasus Solar Subsidi di Jember Sesuai Fakta Penyidikan

Selanjutnya kata dia, petugas SPBU hanya akan melayani pembelian jika terdapat barcode resmi. Petugas tidak akan memberikan layanan jika tidak ada barcode.

“Jika data tidak sesuai atau tidak membawa barcode, layanan akan ditolak,” ujarnya.

Terkait ketersediaan stok, pria yang karib disapa Nuki itu menyebutkan, bahwa kuota bulanan setiap kelompok tani telah ditentukan oleh Pertamina dan tidak boleh melebihi batas yang ditetapkan.

Mengenai isu penyalahgunaan solar subsidi oleh oknum tertentu, Nuki mengakui adanya keterbatasan wewenang pihak SPBU.

Baca Juga :  Pemotor Terlempar-Terlindas Truk Setelah Tabrak Minibus, 2 Orang Tewas

Kendati kerap menerima informasi adanya oknum yang menyalahgunakan surat rekomendasi untuk kepentingan non-pertanian, wewenang SPBU hanya sebatas mengawasi transaksi dan kesesuaian kuota.

“Di luar itu, pengawasan sepenuhnya menjadi ranah Aparat Penegak Hukum (APH),” paparnya.

Nuki menegaskan, pihaknya akan mendistribusikan BBM subsidi secara tepat sasaran. Sebagai langkah preventif, Hiswana Migas Besuki rutin berkoordinasi dengan pemilik dan manajemen SPBU.

“Pertamina dan Hiswana Migas berkomitmen penuh menyalurkan BBM subsidi secara tepat sasaran demi mendukung produktivitas petani,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kerangka Manusia Ditemukan di Gunung Tengu Kalisat Jember
Lansia di Jember Tewas Terbakar di Kamar Akibat Puntung Rokok
Ikuti Arahan Pemkab, BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk
Sinergitas Pemkab Jember Bersama TNI/POLRI dan PSHT Siapkan Mitigasi Keamanan Jelang Bulan Suro
Pemotor di Puger Jember Tewas di TKP Usai Ditabrak Pick Up
Mayat Kedua Pemuda Asal Panti Terdampar di Pantai Payangan Jember Telah Ditemukan
Hari Ke-3 Pencarian, Tim SAR Temukan 1 Korban Tewas di Pantai Payangan Jember
Kakak Beradik yang Hilang di Pantai Payangan Jember Masih Belum Ketemu di Hari Kedua Pencarian

Baca Lainnya

Friday, 5 June 2026 - 15:35 WIB

Kerangka Manusia Ditemukan di Gunung Tengu Kalisat Jember

Wednesday, 3 June 2026 - 18:01 WIB

Ikuti Arahan Pemkab, BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk

Wednesday, 3 June 2026 - 17:13 WIB

Sinergitas Pemkab Jember Bersama TNI/POLRI dan PSHT Siapkan Mitigasi Keamanan Jelang Bulan Suro

Tuesday, 2 June 2026 - 13:55 WIB

Pemotor di Puger Jember Tewas di TKP Usai Ditabrak Pick Up

Tuesday, 2 June 2026 - 11:40 WIB

Mayat Kedua Pemuda Asal Panti Terdampar di Pantai Payangan Jember Telah Ditemukan

TERBARU

Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku yang membacok karyawan provider wifi (Foto: Istimewa).

Criminalia

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi

Friday, 5 Jun 2026 - 16:20 WIB

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Economia

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 Jun 2026 - 10:36 WIB