Kisah Remaja ODGJ di Jember yang Terpaksa Putus Sekolah Usai Jewer Teman Sekelas

Thursday, 2 April 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id – Nasib kurang beruntung dialami AR (16), remaja asal Kecamatan Mayang, Jember. Remaja yang dipasung akibat Gangguan Jiwa (ODGJ) ini ternyata sempat mengenyam bangku sekolah dasar (SD), namun terpaksa berhenti karena kondisinya.

AR tercatat pernah bersekolah di sebuah SD umum di lingkungannya. Sayangnya, pendidikan itu hanya bertahan hingga kelas 2 SD.

Perilaku AR yang tak terkendali membuat teman-teman sekelasnya ketakutan.

Sepupu AR, Muhammad Sobri menceritakan bahwa AR sering membuat ulah saat jam pelajaran berlangsung. Hal inilah yang memicu pihak sekolah angkat tangan.

Baca Juga :  Pria di Jember Meninggal Dunia Usai Tersangkut Gapura di Atas Truk Sound

“Sering buat ulah di sekolah. Teman-temannya itu dijewer,” kata Sobri, Kamis (2/4/2026).

Lantaran kondisi tersebut, guru di sekolah AR akhirnya meminta maaf kepada pihak keluarga. Pihak sekolah mengaku sudah tidak mampu lagi menangani perilaku AR yang kerap mengganggu siswa lain.

“Sejatinya, AR sudah mengalami gangguan kejiwaan sejak kecil. Namun, kondisinya memburuk drastis akhir-akhir ini, apalagi setelah ayahnya meninggal,” ujarnya.

Kata dia, MA sempat dirawat selama 20 hari di RSJ Lawang, Malang. Harapan sempat muncul saat AR pulang dan kondisinya membaik.

Namun, takdir berkata lain. Ayah AR meninggal dunia pada Februari lalu, yang menjadi pukulan berat bagi kejiwaannya.

Baca Juga :  Tabrakan Beat vs Mega Pro di Sukorambi Jember, Tiga Orang Luka

“Setelah pulang sempat membaik sekitar empat hari. Namun kemudian kondisinya kembali memburuk setelah ayahnya meninggal dunia,” paparnya.

“Lantaran sering mengamuk pasca ditinggal sang ayah, pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk memasung AR selama 1,5 bulan terakhir,” tandasnya.

Sebagai informasi, pada Rabu (1/3), pihak Dinsos Jatim turun langsung untuk mengevakuasi MA. Saat ini, pihak Dinsos Jatim tengah melakukan langkah-langkah penanganan agar AR bisa mendapatkan perawatan yang lebih layak dan manusiawi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi
PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi
PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah
Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal
GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung
LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember
LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember
Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Baca Lainnya

Monday, 21 September 2026 - 17:47 WIB

Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi

Saturday, 19 September 2026 - 22:46 WIB

PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi

Friday, 18 September 2026 - 20:13 WIB

PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah

Thursday, 17 September 2026 - 22:40 WIB

Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal

Tuesday, 15 September 2026 - 23:27 WIB

GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

TERBARU

Gambar Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi (Sumber: Istimewa)

Educatia

Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

Friday, 25 Sep 2026 - 14:12 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading