Litecoin Meroket 6% di Tengah Proses Peninjauan ETF oleh SEC

Thursday, 20 February 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Litecoin - Aset Cryptocurrency

Litecoin - Aset Cryptocurrency

Frensia.id – Litecoin (LTC), salah satu cryptocurrency tertua dan paling mapan, baru-baru ini mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan. Dalam seminggu terakhir, nilai Litecoin melonjak hingga 6%, mencapai harga US$129,9. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan perkembangan penting dalam dunia regulasi cryptocurrency: dimulainya proses peninjauan exchange-traded fund (ETF) cryptocurrency yang berbasis Litecoin oleh Securities and Exchange Commission (SEC).

Sebelumnya, SEC telah menerima pengajuan dari perusahaan investasi CoinShares untuk mencantumkan ETF yang mencakup Litecoin dan XRP di bursa Nasdaq Composite. Langkah ini dianggap sebagai tonggak penting karena regulasi terhadap cryptocurrency cenderung lebih longgar di bawah kepemimpinan mantan Presiden AS, Donald Trump. Pergeseran kebijakan ini telah membuka peluang baru bagi produk investasi berbasis cryptocurrency untuk memasuki pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Kepala BGN Resmikan Dapur MBG di Ponpes Nurul Chotib Jombang Jember

Sebagai bagian dari proses peninjauan yang cermat, SEC akan membuka periode komentar publik selama 21 hari. Selama periode ini, investor, analis, dan pihak berkepentingan lainnya dapat memberikan pandangan dan masukan mereka terkait dengan pengajuan ETF Litecoin. SEC akan mempertimbangkan semua komentar ini sebelum membuat keputusan akhir mengenai persetujuan ETF tersebut. Pengajuan ini secara resmi diajukan melalui formulir 19b-4, yang menandakan dimulainya tahap evaluasi resmi oleh SEC.

Melihat pengalaman sebelumnya dengan ETF Ethereum (ETH), ada kemungkinan bahwa SEC akan meminta para pengaju untuk memperbarui dokumen mereka. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses persetujuan dan memastikan bahwa semua persyaratan regulasi terpenuhi. Hal ini menunjukkan bahwa SEC berupaya untuk menyeimbangkan antara inovasi di pasar cryptocurrency dan perlindungan investor.

Baca Juga :  Harga Plastik Naik Gegara Perang di Timur Tengah

Dengan perkembangan ini, banyak investor dan pengamat pasar yang berspekulasi bahwa persetujuan ETF Litecoin dapat memberikan dorongan lebih lanjut bagi harga dan adopsi Litecoin di pasar yang lebih luas. ETF dapat membuat Litecoin lebih mudah diakses oleh investor institusional dan ritel, yang sebelumnya mungkin enggan untuk berinvestasi langsung dalam cryptocurrency. Namun, penting untuk diingat bahwa keputusan akhir masih tergantung pada evaluasi SEC dan respons dari publik selama periode komentar.

Oleh karena itu, para investor dan pengamat pasar akan terus memantau perkembangan ini dengan cermat, karena keputusan SEC dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap masa depan Litecoin dan pasar cryptocurrency secara keseluruhan. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar
Perajin Tahu di Mangli Jember Keluhkan Efek Domino Naiknya Harga Kedelai

Baca Lainnya

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

TERBARU

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Economia

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 Jun 2026 - 10:36 WIB

Petugas BPBD Jember saat melakukan pemilahan sampah (Foto: Istimewa).

News

Ikuti Arahan Pemkab, BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk

Wednesday, 3 Jun 2026 - 18:01 WIB