Peduli Perempuan, Gus Imin : Perempuan Masih Butuh Afirmasi Perlindungan Dan Rasa Aman

Minggu, 4 Februari 2024 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Slepet Imin sebagai instrumen menyerap aspirasi warga, masyarakat, kaum muda, perempuan dan semua kalangan disambut antusias dan berlasung hangat di Kabupaten Jember. Slepet Imin Jember berlansung digelar di Kota Cinema Mall Jember, sabtu (3/2/2024).

Dalam Slepet Imin ini, pasangan wakil presiden Anis Baswedan itu mengapresiasi semangat, sikap kritis dan komitmen serta kepedulian warga Jember kepada negara. Jika diamahani dan menang ia akan terus memerhatikan aspirasi yang didapat secara lansung di panggung slepet tersebut. Khususnya kelompok-kelompok rentan, hal itu menjadi komitmennya untuk diperjuangkan.

Banyak hal yang disinggung oleh panglima santri tersebut, dari isu tambang, pendidikan, salah satunya isu perempuan. Gus Imin menyebut perempuan merupakan salah satu kelompok rentan yang harus memiliki perhatian khusus. Perempuan masih butuh afirmasi perlidungan dan afirmasi rasa aman, salah satunya cuti hamil dan cuti haid yang betul-betul harus mejadi perhatian bersama.

Baca Juga :  Puncak Resepsi Peringatan Harlah ke-102, Prabowo Subianto: NU dan Pesantren Memiliki Jasa Besar Atas Kemerdekaan Indonesia

“Kelompok rentan itu salah satunya perempuan, perempuan iu masih butuh afirmasi, masih butuh ruang yang memberikan rasa aman, salah satunya itu bagaimana cuti hamil dan haid itu betul-betul melibatkan semua semua unit kerja yang ada dengan fair, dengan adil” Kata Gus Imin

Ada hal penting diperhatikan dari perempuan menurutnya perlindungan perempuan tidak hanya dilakukan saat terjadi kekerasan baru ada penanganan, yang peting dilakukan harus ada langkah preventif salah satunya setiap unit kerja harus ada unit anti kekerasan.

Baca Juga :  Soal Pengangkatan CASN dan PPPK: Komisi II DPR RI Berencana Segera Panggil Kemenpan RB

“Problem-problem perlindungan kekereasan perempuan dan anak tidak mungkin kita membiarkan kekerasan itu terjadi baru ada penanganan, kita harus lakukan preventifnya, salah satunya adalah mewajibkan kepada unit kerja, ada yang namanya unit anti kekerasan, itupun butuh dinegosiasikan, butuh diimplimentasikan supaya terjadi titik temu yang efektif.” Pungkas Gus Imin

Wujud Afirmasi Perlindungan perempuan Gus Imin itu merupakan upaya konkretisasi tujuan pembentukan negara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia termasuk perempuan sebagaimana tertuang dalam konstitusi Pasal 28G Ayat (1) UUD 1945.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU
Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan
Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu
Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia
Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi
Post Globalization Militarism: Kajian Interdisipliner tentang Hegemoni Ekonomi, Polarisasi Sosial, dan Tatanan Militerisme Dunia 
Catat Waktunya! BKN Edarkan Surat Pengangkatan PPPK Tahun ini
Jelang Lebaran, DPC PDI Perjuangan Distribusikan Parsel Ramadan

Baca Lainnya

Kamis, 3 April 2025 - 01:07 WIB

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:22 WIB

Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:59 WIB

Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu

Minggu, 23 Maret 2025 - 17:50 WIB

Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia

Jumat, 21 Maret 2025 - 07:01 WIB

Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB