Remaja ODGJ di Jember Dipasung di Samping Tembok Bolong Usai Ayah Wafat

Thursday, 2 April 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: istimewa.

Foto: istimewa.

Frensia.idNasib memprihatinkan dialami AR (16), seorang remaja asal Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Remaja pengidap Gangguan Jiwa (ODGJ) ini terpaksa dipasung di samping dinding berlubang sejak Februari 2026, tak lama setelah sang ayah meninggal dunia.

Kondisi AR sempat viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, AR nampak mendekam di ruangan dengan dinding berlubang cukup besar, sekitar 1×1,5 meter.

Keputusan keluarga memasung AR bukan tanpa alasan. Ibu kandung AR, Sumiyatin, mengaku trauma lantaran anaknya kerap mengamuk. Bahkan, AR disebut pernah mencekik leher ibunya sendiri.

Baca Juga :  PC GP Ansor Kencong Gelar Muharram Art Fest untuk Bangkitkan Eksistensi Perupa Jember

“Saya dicekik di bagian leher,” katanya, Kamis (2/4/2026).

Aksi agresif ini, kata dia, terjadi hanya empat hari setelah AR pulang menjalani perawatan. Perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang.

“Setelah 20 hari perawatan, kondisinya tambah parah,” ujarnya.

Sementara itu, saudara sepupu AR, Muhammad Sobri, mengungkapkan bahwa gangguan jiwa yang diderita AR sebenarnya sudah ada sejak lahir. Namun, setahun terakhir kondisinya memburuk, terutama setelah sang ayah wafat pada Februari lalu.

Baca Juga :  Buntut Saling Ejek di Medsos Remaja di Jember Dikeroyok

“Jadi saudara saya ini dekat sekali dengan ayahnya. Ke mana-mana sama ayahnya. Setelah ayahnya meninggal, kondisinya tambah parah,” paparnya.

Kepergian sang ayah meninggalkan luka batin mendalam bagi AR. Kejiwaannya yang tak stabil membuat remaja 16 tahun itu sering merusak perabotan rumah hingga mengganggu lingkungan sekitar.

“Sering mengamuk sampai merusak barang-barang di rumahnya,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tabrakan Beat vs Mega Pro di Sukorambi Jember, Tiga Orang Luka
BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan
Terkecoh Lampu Tambak, Kapal Nelayan Terbalik di Jember: 1 Tewas, 3 Hilang
Pemotor di Jember Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari Mobil Box
Karyawan Toko Grosir di Jember Tewas Tertimpa Tumpukan Barang
Kecelakaan Beruntun, Pengendara Scoopy Tabrak Pejalan Kaki di Jenggawah Jember
ASN Jember Pernah Mangkir Kerja Malah Naik Jabatan Jadi Kabag Umum, GCW Desak Ada Sanksi Tegas
Pemkab Jember Sita 72.656 Batang Rokok Ilegal per 30 Juni 2026

Baca Lainnya

Friday, 21 August 2026 - 23:02 WIB

Tabrakan Beat vs Mega Pro di Sukorambi Jember, Tiga Orang Luka

Wednesday, 19 August 2026 - 21:26 WIB

BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Wednesday, 19 August 2026 - 16:55 WIB

Terkecoh Lampu Tambak, Kapal Nelayan Terbalik di Jember: 1 Tewas, 3 Hilang

Tuesday, 18 August 2026 - 19:33 WIB

Pemotor di Jember Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari Mobil Box

Monday, 17 August 2026 - 15:26 WIB

Karyawan Toko Grosir di Jember Tewas Tertimpa Tumpukan Barang

TERBARU

Semarak gunungan hasil bumi yang dibawa warga saat acara Ancak Agung dalam memperingati Kelahiran Nabi Muhammad SAW (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 Aug 2026 - 13:40 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading