Saham Naik Karena Prabowo Menang Versi Quick Count, Saat Jokowi Menang Dulu Apa Begitu?

Saturday, 17 February 2024 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber; freepik

Ilustrasi, Sumber; freepik

Frensia.id- Pada Kamis kemari (15/2/2024), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil sempat melonjak lebih dari 1%. Banyak dugaan hal demikian disebabkan kemenangan Prabowo versi Quick Count. Benarkah demikian?

Sebagaimana dilansir CNBC Indonesia, Jika Prabowo menang dalam satu putaran, akan memberikan kepastian kepada pelaku pasar untuk mengalokasikan dana mereka dalam berinvestasi di Indonesia. Kondisi demikian kemungkinan akan menggerakkan pasar keuangan Indonesia, termasuk IHSG.

Baca Juga :  Ketua Bapemperda DPRD Jember Respon soal Perda Pelindungan Pekerja Rumah Tangga

Walaupun diberitakan demikian, jika mengaca pada tahun kemarin, tampak tidak 100% dapat dibenarkan. Ada beberapa penelitian yang menjelaskan bahwa tahun 2019 sebelumnya, saat Jokowi Menang, Quick Count tak berpengaruh pada naik-turunnya saham.

Salah penelitian berjudul, “Impact of Quick Count Result of President Election on Stock Prices and Trade Activities in the Indonesian Capital Market”. Temuannya menjelaskan tidak adanya pengaruh Quick Count Pilres 2019.

Baca Juga :  Mahasiswa UGM Pilih Prabowo di Pilpres 2024, Alasannya Bikin Geleng-Geleng: "Biar Hancur Sekalian"

Riset yang dilakukan Agung Wibowo  dan Susetyo Darmanto ini menyimpulkan bahwa tidak ada aktivitas perdagangan yang tidak biasa selama periode sekitar peristiwa tersebut.

Bahkan termasuk periode sebelum dan sesudah quick count hasil pemilu presiden. Jadi, tidak ada dampak yang signifikan dari hasil  perhitungan cepat terhadap pasar modal Indonesia pada tahun 2019.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri
Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup
Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok
Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember
Tepat di Hari Lahir Pancasila, Gus Fawait Hadirkan Rute Penerbangan Jember–Surabaya
Ini Hasil Sidak-Supervisi Satgas MBG Jember di Kecamatan Semboro
Pemkab Jember Terjunkan Satgas Sisir Kelayakan Fasilitas Program Makan Bergizi Gratis

Baca Lainnya

Friday, 5 June 2026 - 20:37 WIB

Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Wednesday, 3 June 2026 - 19:02 WIB

Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup

Wednesday, 3 June 2026 - 18:06 WIB

Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok

Monday, 1 June 2026 - 15:15 WIB

Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember

TERBARU

Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku yang membacok karyawan provider wifi (Foto: Istimewa).

Criminalia

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi

Friday, 5 Jun 2026 - 16:20 WIB

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Economia

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 Jun 2026 - 10:36 WIB