Sinergi Penyelenggara Pemilu, Ketua Bawaslu Memberi Wanti-Wanti agar Tidak Kayak Tom and Jery

Sunday, 18 August 2024 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rapat koordinasi sinergi penyelenggara pemilu dan peluncuran pemetaan kerawanan dalam pemilihan

rapat koordinasi sinergi penyelenggara pemilu dan peluncuran pemetaan kerawanan dalam pemilihan

Frensia.id- Sabtu (18/08/2024) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember menyelenggarakan rapat koordinasi sinergi penyelenggara pemilu dan peluncuran pemetaan kerawanan dalam pemilihan serentak tahun 2024 yang bertempat di hotel Java Lotus.

Acara yang diinisiasi oleh Bawaslu Kabupaten Jember selain melibatkan tiga anggota Panwascam juga turut mengundang dari badan adhoc KPU tingkat kecamatan, yaitu anggota PPK dari dari devisi Hukum dan Pengawasan dan Devisi SDM, Parmas dan Sosdiklih.

Sebagaimana yang direncanakan acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu dari hari Minggu (18/08/2024) dimulai sejak pukul 13.00 sampai hari Senin (19/08/2024).

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Jember, Sanda Aditya Pradana menjelaskan maksud dari sinergi penyelenggara pemilu, yaitu agar setiap ada masalah bisa diselesaikan secara bersama. Selain itu ia menyebut adanya rakor ini dengan menghadirkan dua lembaga tersebut adalah bentuk dari evaluasi Pemilu tahun 2024 kemarin.

Baca Juga :  Geber Motor Tanpa Helm di Jalan Raya, Polisi Banyuwangi Ingatkan Bahaya Kecelakaan

“tujuan kita sama, di Bawaslu, di KPU, adalah bagaimana PILKADA bisa sukses, pemilihan Gubernur dan  Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati dan Wakil Bupati Jember tahun 2024 bisa sukses”, jelasnya kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir.

Lebih lanjut ketua Bawaslu menyampaikan berkaitan dengan tema utama, yakni sinergi penyelenggara,”kalau teman-teman ditingkat adhoc kayak Tom and Jery lari disana dikejar, lari disana dikejar, nggak ada titik temunya”, ujarnya.

Disamping upaya untuk mensinergikan dua penyelenggara Pemilu, rakor tersebut juga memuat kegiatan kedua, yakni pemetaan kerawanan yang mempunyai potensi untuk menghambat berlangusngnya tahapan.

Baca Juga :  Waduh! Baru Bebas 2 Minggu, Residivis di Banyuwangi Kembali Edarkan 40 Gram Sabu

Pria yang pernah berpengalaman menjadi operator SIDALIH KPU Jember (2018-2023) sempat menjelaskan pengalaman PILKADA pada tahun 2018 di suatu desa di Kecamatan Silo.

“waktu itu hari terakhir pengiriman data pemilih dan terjadi tanah longsor sehingga menutup akses yang menuju desa tersebut. Karena hari terakhir tahapan, maka bagaimanapun data harus sampai dengan cara apapun, ini adalah bentuk mitigasi kita”, paparnya.

Pada kesempatan tersebut turut hadir dan memberikan sambutan, anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Dwi Endah Prasetyowati. “kita boleh berbeda dalam tugas, tetapi menjaga kepercayaan publik adalah tugas bersama”, jelas perempuan kelahiran Jember yang pernah menjabat sebagai anggota KPU dan Bawaslu kabupaten Jember.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Karena Nasi Cawuk! Polresta Banyuwangi Raih Penghargaan WBBM dan Pelayanan Prima Kategori A
Diduga Mengantuk, Sopir Travel Tewas Tabrak Truk Parkir di Banyuwangi
Dua Pemuda di Banyuwangi Ditangkap Usai Diduga Curi 79 Kg Jeruk dari Kebun Warga
Korban Terakhir Kapal Nelayan Terbalik di Grajagan Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup
Diduga Nikah Siri Tanpa Izin Istri Sah, Kepala Desa di Bondowoso Dilaporkan ke Polisi
Beredar Polling Pemilihan Calon Ketua PCNU! Pimpinan Lakpesdam Jember: “Harus Orang Alim”
Uang Korban Kebakaran di Banyuwangi Senilai Rp 25,7 Juta Diganti BI Jember di Ajang SCF x BEC 2026
Perahu Nelayan Terbalik di Grajagan Banyuwangi, Dua Tewas Dua dalam Pencarian

Baca Lainnya

Friday, 24 July 2026 - 18:56 WIB

Karena Nasi Cawuk! Polresta Banyuwangi Raih Penghargaan WBBM dan Pelayanan Prima Kategori A

Friday, 24 July 2026 - 18:48 WIB

Diduga Mengantuk, Sopir Travel Tewas Tabrak Truk Parkir di Banyuwangi

Friday, 24 July 2026 - 18:45 WIB

Dua Pemuda di Banyuwangi Ditangkap Usai Diduga Curi 79 Kg Jeruk dari Kebun Warga

Thursday, 23 July 2026 - 22:38 WIB

Korban Terakhir Kapal Nelayan Terbalik di Grajagan Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Wednesday, 22 July 2026 - 13:23 WIB

Diduga Nikah Siri Tanpa Izin Istri Sah, Kepala Desa di Bondowoso Dilaporkan ke Polisi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading