Tak Hanya PBNU, Berikut Profil BKPRMI Yang Juga Siap Kelola Tambang

Friday, 14 June 2024 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id Ternyata tak hanya PBNU yang siap mengelola tambang. Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) juga menyatakan kesiapannya terlibat dalam konsensi tembang.

Sebagai diketahui bersama, telah diliput oleh berbagai Frensia.id, Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024, yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), membuka peluang baru bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dengan memberikan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Salah satu implementasi konkret dari peraturan ini adalah rencana ambisius yang diungkapkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dalam suatu kesempatan di perguruan tinggi NU.

Bagaimana sebenarnya profil BKPRMI? Benarkah sebesar PBNU?

BKPRMI adalah sebuah organisasi yang berfungsi sebagai wadah bagi para pemuda dan remaja masjid di Indonesia untuk berdakwah dan berkomunikasi. Organisasi ini memiliki peran penting dalam membina kader dakwah yang berfokus pada pemuda dan remaja

Baca Juga :  Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Lembaga ini kerap berperan sebagai sarana bagi mereka untuk berinteraksi dan berkomunikasi secara efektif. Saat ini, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BKPRMI adalah Said Al Idrus.

Ormas keagamaan ini dirikan pada tanggal 3 September 1977 (19 Ramadhan 1397 H) di Masjid Istiqamah, Bandung, Jawa Barat. Organisasi ini terbentuk melalui Musyawarah Kerja Nasional yang pertama, yang menghasilkan kepengurusan periode 1977 – 1980.

Kala itu, beberapa diantara kpengurusan tersebut dilantik oleh K.H. Engkin Zaenal Muttaqien atau K.H. EZ Muttaqien yang mewakili Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Mereka awalnya memutuskan organisasi bernama Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPMI).

Baca Juga :  Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Organisasi ini terus berkembang dan berganti nama sekitar tahun 1993. Nama yang disepakati selanjutnya adalah BKPRMI.

Adapun salah satu prestasinya, lembaga ini Salah satu prestasi signifikan adalah dicanangkannya pembentukan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA) sebagai program nasional dalam Musyawarah Nasional V BKPMI di Masjid Al-Falah, Surabaya, pada tahun 1989.

Mereka saat ini siap mengelola tambang jika diberikan kepercayaan oleh pemerintah, dan hasilnya akan menjadi kontribusi positif bagi pembangunan dan ekonomi nasional.

Dengan pernyataan BPKRMI ini, telah ada dua ormas keagamaan yang mengaku siap berkonsesi dalam tambang dengan pemerintah. (‘)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja
Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Baca Lainnya

Saturday, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Saturday, 4 April 2026 - 15:05 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

TERBARU