Thiago Alcantara: Belajar di akademi La Masia, Torehan Gelar bersama Barcelona, Hijrah ke Bayern Munchen, Merapat ke Liverpool, Pensiun Usia 33 Tahun

Monday, 8 July 2024 - 03:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto: prokal.co

Sumber foto: prokal.co

Frensia.Id- Thiago Alcantara baru saja mengumumkan untuk pensiun dari dunia sepakbola. Padahal usianya masih 33 tahun.

Sepanjang perjalanan kariernya, Thiago hanya membela tiga klub. Namun dirinya telah mempersembahkan banyak gelar.

Berdasarkan pantauan crew Frensia.Id, Thiago dikaruniai bakat besar sebagai pesepak bola. Hal ini bisa dimaklumi karena ayahnya dulu adalah seorang pesepakbola.

Ayahnya adalah Mazinho, eks gelandang Timnas Brasil, yang pernah membawa negaranya jadi juara Piala Dunia 1994 silam. Ibunya juga seorang atlet voli.

Belajar di Akademi La Masia

Thiago sempat beberapa kali pindah akademi di Brasil. Pada tahun 2005, Thiago Alcantara akhirnya mendapat tiket untuk berlatih di akademi La Masia milik Barcelona.

Setelah tiga tahun, ia bisa masuk ke tim Barcelona B. Pada bulan Mei 2009, di usia 18 tahun, Thiago memulai debutnya dengan tim senior klub Catalan tersebut.

Torehan Gelar Bersama Barcelona

Setelah bergabung dengan tim senior, Thiago mulai rutin mengoleksi gelar juara. Gelar pertamanya adalah La Liga 2008/09. setelah itu mengoleksi sembilan gelar lainnya.

Empat dari 10 gelar itu adalah gelar La Liga. Thiago juga sempat jadi juara Liga Champions pada tahun 2010/11.

Baca Juga :  Messi Tamat! Argentina Keok Lawan Spanyol di Final

Thiago Hijrah ke Bayern Munchen

Thiago Alcantara tak lama bermain di Barcelona. Ia cuma bertahan selama empat tahun saja.

Pada tahun 2013, ia dipinang oleh raksasa Bundesliga, Bayern Munchen. Bandrolnya sekitar 25 juta euro saja, harga yang murah untuk playmaker sekelasnya.

Di Bayern, Thiago juga rutin jadi pemain inti. Gelar pertama yang ia dapat adalah gelar Piala Dunia Antarklub 2013.

Setelah itu, ia membantu Bayern meraih 14 gelar juara lainnya. Kebanyakan di pentas Bundesliga yakni tujuh gelar.

Hebatnya tujuh gelar itu ia raih secara beruntun. Ia juga membantu Bayern meraih satu gelar Liga Champions pada musim 2019/20.

Merapat ke Liverpool

Pada tahun 2020, Thiago kemudian meninggalkan Bayern Munchen. Ia direkrut oleh raksasa Premier League, Liverpool.

Thiago dibeli dengan harga 25 juta pounds. Sayangnya selama di Liverpool, pemain yang flamboyan ini kerap dilanda cedera dan sulit bermain secara reguler.

Namun ia masih tetap bisa membantu Liverpool meraih dua gelar juara. Dua gelar tersebut tak lain adalah Piala FA 2021/22 dan Community Shield 2022.

Kontraknya di Liverpool berakhir pada musim panas 2024 ini. The Reds memutuskan untuk tidak memperpanjang masa kerja Thiago.

Baca Juga :  Mbappe Hampir Hatrick! Prancis Dipermalukan Inggris

Memutuskan Pensiun pada Usia 33 Tahun

Liverpool jadi klub terakhir yang dibela Thiago Alcantara. Kontraknya di Anfield berakhir pada 30 Juni lalu dan dia berstatus bebas transfer sebelum memutuskan untuk pensiun.

Kabar pensiunnya itu, diumumkan jurnalis Fabrizio Romano, Minggu (7/7/2024) malam WIB. Thiago diumumkan gantung sepatu setelah beberapa bulan merencanakan pensiun.

“EKSKLUSIF: Thiago Alcantara memutuskan pensiun dari sepakbola profesional. Eks pemain Barca, Bayern, Liverpool, dan Spanyol itu telah membuat keputusannya,” tulis akun X Fabrizio Romano.

Thiago Alcantara memang kerap cedera. Namun gelandang 33 tahun itu dikabarkan masih diincar oleh beberapa klub.

Kabarnya ada dua klub yang mengincarnya di Italia. Rurmornya tim-tim itu adalah Juventus dan Inter Milan.

Ada juga kabar ketertarikan dari La Liga. Thiago disebut ingin dipulangkan oleh mantan timnya, Barcelona. Akan tetapi dirinya telah memutuskan untuk pensiun.

Bersama The Reds, putra dari eks pemain Fiorentina dan timnas Brasil, Mazinho, itu mencatat total 98 penampilan di semua ajang.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dulu Dimandikan Messi, Kini Yamal Kubur Mimpi Sang GOAT di Final Dunia
Dibu Martinez Tampil Heroik, Namun Gagal Selamatkan Argentina dari Kekalahan
Messi Tamat! Argentina Keok Lawan Spanyol di Final
Mbappe Hampir Hatrick! Prancis Dipermalukan Inggris
Fix! Yamal Hadapi Messi Di Final, Setelah Inggris Jadi Korban Ganasnya Remontada Argentina
Tak Sebaik Portugal, Prancis Juga “Nyungsep” Menghadapi Spanyol
Sempat Kewalahan Hadapi Swiss, Argentina Akhirnya Melaju Ke Semifinal
Bellingham, Bintang Real Madrid, Hentikan Mimpi Sang Terminator Norwegia

Baca Lainnya

Monday, 20 July 2026 - 13:54 WIB

Dulu Dimandikan Messi, Kini Yamal Kubur Mimpi Sang GOAT di Final Dunia

Monday, 20 July 2026 - 11:47 WIB

Dibu Martinez Tampil Heroik, Namun Gagal Selamatkan Argentina dari Kekalahan

Monday, 20 July 2026 - 05:48 WIB

Messi Tamat! Argentina Keok Lawan Spanyol di Final

Sunday, 19 July 2026 - 06:16 WIB

Mbappe Hampir Hatrick! Prancis Dipermalukan Inggris

Thursday, 16 July 2026 - 05:20 WIB

Fix! Yamal Hadapi Messi Di Final, Setelah Inggris Jadi Korban Ganasnya Remontada Argentina

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat sambutan dalam mengawali gelaran 'Red Carpet' pada Jember Fashion Carnaval (JFC) (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Optimis JFC 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi Jember

Saturday, 25 Jul 2026 - 01:44 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading