Wisatawan Asal Cianjur yang Hilang di Pantai Papuma Jember Belum Ditemukan

Friday, 3 April 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana proses evakuasi korban (Foto: Istimewa).

Suasana proses evakuasi korban (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Tim SAR Gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap Muhammad Sheva Yusuf (21), wisatawan asal Cianjur yang hilang terseret arus di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma), Jember, Jawa Timur. Hingga Jum’at (3/4/2026), keberadaan korban belum juga ditemukan.

Pemuda tersebut dilaporkan hanyut di keganasan Pantai Selatan sejak Sabtu (28/3), tepat pada saat puncak libur lebaran Idulfitri.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa operasi hari ini terbagi dalam tiga tim (SRU).

“Sru 1 dan 2 melakukan penyisiran di permukaan laut menggunakan perahu karet milik Basarnas. Sru 3 fokus pada pemantauan udara menggunakan drone Senkom, dan ada sebagian personel menyisir area bibir pantai secara manual.

Baca Juga :  Pemuda Asal Cianjur Hilang Terseret Ombak Papuma Jember

“Area pencarian laut pun telah diperluas hingga ke perairan Pantai Cangaan, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu,” katanya, Jum’at (3/4/2026).

Selanjutnya kata dia, proses pencarian menghadapi kendala alam yang cukup berat. Selain hujan ringan yang mengguyur area pencarian, tinggi gelombang yang mencapai 1,5 hingga 2 meter turut menyulitkan pergerakan tim di lapangan.

“Kondisi cuaca dan gelombang tinggi cukup mengganggu proses pencarian. Hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil koordinasi Tim SAR Gabungan, operasi pencarian aktif untuk hari ini terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

“Selanjutnya, kami akan tetap melakukan pemantauan intensif selama dua hari ke depan,” paparnya.

Sebelumnya, Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko menyebutkan, kejadian itu bermula saat korban bersama rombongan pengurus LDII PAC Umbulsari yang berjumlah 13 orang tiba di Pantai Papuma pada Jum’at sore. Untuk camping alias berkemah.

Baca Juga :  Tim SAR Temukan Korban Banjir Bandang Panti di Aliran Sungai Puger

“Pada Sabtu paginya, korban bersama dua temannya nekat memasuki zona larangan batas pengunjung demi mencari spot foto. Tiba-tiba ombak tinggi datang yang langsung menyapu ketiganya,” ungkapnya.

Dua teman Sheva yang bernama Fabe Satria (22) dan Fabe Darmawan (14)berhasil menyelamatkan diti dengan berenang ke tepi. Sementara kotban yang terseret arus, gagal menyelamatkan diri dan hilang ditelan ombak.

“Korban sebenarnya sudah diingatkan agar tidak melewati batas aman yang telah ditandai pengelola. Korban sampai sekarang masih dalam tahap pencarian,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dinsos Jatim Evakuasi Remja ODGJ Jember yang Dipasung
Kisah Remaja ODGJ di Jember yang Terpaksa Putus Sekolah Usai Jewer Teman Sekelas
Remaja ODGJ di Jember Dipasung di Samping Tembok Bolong Usai Ayah Wafat
Isu Harga BBM Naik Picu Antrean Mengular di SPBU
Cerita Petani Padi di Jember Soal Serangan Hama Tikus dan Wereng
1 Unit Rumah Terbakar di Jenggawah Jember, Kerugian Capai Rp 50 Juta
Mobil Suzuki Forsa Terbakar di SPBU Sempolan Jember
Anggaran Dana Festival Pegon di Ambulu Jember Dibantu Kades Gegara Usai Terpotong jadi Rp 7 Juta

Baca Lainnya

Friday, 3 April 2026 - 14:56 WIB

Wisatawan Asal Cianjur yang Hilang di Pantai Papuma Jember Belum Ditemukan

Thursday, 2 April 2026 - 20:14 WIB

Dinsos Jatim Evakuasi Remja ODGJ Jember yang Dipasung

Thursday, 2 April 2026 - 18:21 WIB

Remaja ODGJ di Jember Dipasung di Samping Tembok Bolong Usai Ayah Wafat

Wednesday, 1 April 2026 - 00:37 WIB

Isu Harga BBM Naik Picu Antrean Mengular di SPBU

Monday, 30 March 2026 - 21:08 WIB

Cerita Petani Padi di Jember Soal Serangan Hama Tikus dan Wereng

TERBARU

Foto: Istimewa.

News

Dinsos Jatim Evakuasi Remja ODGJ Jember yang Dipasung

Thursday, 2 Apr 2026 - 20:14 WIB