4 Fakta Kontroversi Hasil Pemilu Luar Negeri 2024

Monday, 12 February 2024 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber Freepik Evening_Tao dan pngtree

Ilustrasi, Sumber Freepik Evening_Tao dan pngtree

Frensia.id- Saat masa tenang kampanye,beredar hasil exit poll pemilu 2024 Luar Negeri, Nitizen pun ramai menanggapinya. Mereka meragukan hasil tersebut. Walaupun ada informasi yang menjelaskan pemilihan luar negeri telah dilaksanakan sebelumnya, namun masyarakat masih meragukan kebenarannya.

Ada beberapa fakta menerik terkait kontroversi informasi tersebut. Adapun yang demikian adalah sebagaimana berikut ini;

Sumber Exit Poll Belum Jelas

Dilansir dalam laman tirto, Exit poll salah satunya bersumber dari data pemilumelbourne.com. Laman ini berisi tentang aturan, daftar pemilih dan calon. Namun, saat Crew Frensia menelusurinya, masih belum ditemukan hasil pemilihan suara.

Bahkan dalam bagian sub menu exit poll di laman tersebut, masih kosong. Tertulis, “Hasil Exit Poll Melbourne akan dipublikasikan tanggal 14 Feb 2024 setelah Penghitungan Suara di Melbourne”.

Baca Juga :  Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film "Pesta Babi", Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya

Prabowo-Gibran Kalah di Semua Negara Luar

Hasil Exit Poll menunjukkan data yang fantastis. Walaupun yang disebarkan hanya bentuk persen, namun banyak hasil Prabowo Gibran tidak pernah menang di semua negara yang dirilis.

Adapun pemenangnya adalah sebagaimana data berikut ini;

  1. Hongkong Dimenangkan Ganjar-Mahfud (Mendapat 54%)
  2. Timur Tengah dimenangkan Anis-Imin (Mendapat 43%)
  3. Amerika Selatan Dimenangkan Ganjar-Mahfud (Mendapat 72%)
  4. Amerika Serikat Dimenangkan Ganjar-Mahfud (Mendapat 40%)
  5. Timur Leste Dimenangkan Ganjar-Mahfud (Mendapat 63%)
  6. Australia Dimenangkan Ganjar-Mahfud (Mendapat 56%)
  7. Hongkong Dimenangkan Ganjar-Mahfud (Mendapat 54%)
Baca Juga :  Peringati May Day, Gus Fawait Sebut Kesejahteraan Buruh Harus Terjamin

Diumumkan “Tidak Benar”

Pengumuman tentang benar-tidaknya informasi tersebut, disampaikan oleh Hasyim ‘As’ary sendiri, sebagai ketua KPU. Menurut kabar tersebut adalah tidak benar.

Bahkan ia menambahkan, informasi tersebut telah melanggar aturan pemilu. Salah satunya adalah pelanggaran masa tenang kampanye. Sebagaimana yang dijelaskan dalam Peraturan (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang larangan survei dan jejak pendapat dalam masa tenang pemilu 2024. “Pengumuman hasil survei atau jajak pendapat tentang Pemilu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang dilakukan pada Masa Tenang”, ujarnya pada awak media.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah
Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA
MBG Dikelola Ugal-Ugalan, Mahfud MD: Tak Heran Jadi Sarang Korupsi
Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan
Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani
Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri
Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup
Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok

Baca Lainnya

Thursday, 11 June 2026 - 17:31 WIB

Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah

Thursday, 11 June 2026 - 17:23 WIB

Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA

Thursday, 11 June 2026 - 13:25 WIB

MBG Dikelola Ugal-Ugalan, Mahfud MD: Tak Heran Jadi Sarang Korupsi

Sunday, 7 June 2026 - 22:02 WIB

Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan

Saturday, 6 June 2026 - 23:02 WIB

Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani

TERBARU

Anggota Serikat Tani Independen (Sekti) Kabupaten Jember, saat foto bersama salah satu anggota Komisi A DPRD Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA

Thursday, 11 Jun 2026 - 17:23 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading