Gerbang Bawaslu Jember Roboh, Orator Aksi: Oleh Gelombang Perlawanan Rakyat

Wednesday, 13 November 2024 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Gerbang Bawaslu Jember Roboh, Orator Aksi: Oleh Gelombang Perlawanan Rakyat (Sumber: Frensia/Alhimam)

Gambar Gerbang Bawaslu Jember Roboh, Orator Aksi: Oleh Gelombang Perlawanan Rakyat (Sumber: Frensia/Alhimam)

Frensia.Id– Kota Jember kembali memanas akibat aksi demonstrasi yang melibatkan ratusan warga sejak pagi tadi. Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Jurdil memulai aksi mereka di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jember. Demonstrasi ini dipicu oleh dugaan pelanggaran netralitas oleh penyelenggara pemilu yang mencuat ke publik.

Pada awalnya, aksi berlangsung damai dengan tuntutan yang disampaikan secara tertib. Namun, suasana berubah tegang ketika massa bergerak menuju kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kekecewaan muncul karena tuntutan mereka dianggap tidak segera ditanggapi dengan serius. Ketidakpuasan semakin memuncak hingga massa berusaha memasuki kantor Bawaslu secara paksa. Akibatnya, gerbang kantor Bawaslu roboh saat massa mendesak masuk.

Seorang orator aksi dengan lantang menyuarakan bahwa peristiwa tersebut merupakan bentuk perlawanan rakyat. “Gerbang Bawaslu roboh oleh gelombang masyarakat yang tidak percaya terhadap pengawas pemilu,” teriaknya. Pernyataan ini menggambarkan luapan emosi massa yang merasa dikhianati oleh pihak yang seharusnya menjaga integritas pemilu. Sang orator bahkan menegaskan bahwa ini adalah “pemberontakan rakyat yang muak atas keberpihakan penyelenggara dan pengawas pemilu.”

Baca Juga :  Tajemtra 2026, Harapan Peserta: Jember Lebih Dikenal Masyarakat Luar

Sebelum insiden di Bawaslu terjadi, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) sempat menemui massa aksi di depan kantornya. Andi Wasis, perwakilan KPU, dengan tegas menyatakan kesiapan lembaganya untuk menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan. “Kami akan menindaklanjuti setiap pelanggaran yang ditemukan, sesuai aturan,” ujarnya. Namun, Andi juga mengingatkan bahwa KPU adalah lembaga kolektif kolegial. Keputusan tidak dapat diambil hanya oleh satu orang saja.

Baca Juga :  Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap

“Tidak hanya ditentukan oleh seorang Andi Wasis atau Desy Anggraini. Semua keputusan harus disepakati oleh lima anggota pemilu,” lanjutnya, memberikan penjelasan terkait mekanisme kerja KPU. Pernyataan tersebut disampaikan untuk menegaskan bahwa setiap langkah dan kebijakan KPU harus melewati proses kolektif yang mencerminkan transparansi dan tanggung jawab.

Situasi di Jember menunjukkan betapa pentingnya menjaga netralitas dan integritas dalam proses pemilu. Kegeraman masyarakat menjadi sinyal kuat agar setiap penyelenggara pemilu benar-benar berfungsi sesuai mandatnya. Kini, perhatian tertuju pada langkah lanjutan yang akan diambil oleh pihak terkait untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi yang seharusnya berlangsung adil dan jujur.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pada Savic Ali, Ketua PC Fatayat NU Jember Nyatakan Siap Turun Jalan
Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil
DPRD Jember Buka Suara soal Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates Ternyata Tak Punya KTP
Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan
Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Baca Lainnya

Wednesday, 4 November 2026 - 23:06 WIB

Pada Savic Ali, Ketua PC Fatayat NU Jember Nyatakan Siap Turun Jalan

Wednesday, 4 November 2026 - 21:09 WIB

Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil

Wednesday, 4 November 2026 - 19:55 WIB

DPRD Jember Buka Suara soal Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates Ternyata Tak Punya KTP

Wednesday, 4 November 2026 - 14:27 WIB

Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading