Anas Thahir Mengaku Siap Blusukan, Demi Sehatkan Masyarakat

Thursday, 8 February 2024 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber; Sy Anas Thahir dalam Acara Sosialisasi Germas bersama Kementerian KEsehatan RI

Sumber; Sy Anas Thahir dalam Acara Sosialisasi Germas bersama Kementerian KEsehatan RI

Frensia.id- Kesehatan merupakan harapan semua masyarakat. Ini yang menjadi alasan pentingnya pola hidup sehat. Pemerintah bahkan para politisi di Indonesia tampaknya juga memberikan perhatian tinggi pada hal demikian ini.

Salah satu usaha pemerintah dalam menjamin pola hidup sehat adalah penyelenggaraan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kelembagaan ini berupaya melindungi masyarakat dari makanan dan obat-obatan yang tidak aman bagi kesehatan.

Sebagaimana dilansir dalam laman resmi BPOM, mereka bertekad untuk mengurangi seminimal mungkin faktor-faktor yang menyebabkan terganggunya pola hidup masyarakat. Untuk itu, beberapa kegiatan mereka dilakukan dengan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan pihak-pihak yang terlibat dalam penyediaan obat dan makanan untuk masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Jember Tanggung Biaya Keberangkatan Kontingen Jamnas XII ke Cibubur Jaktim

Anggota Komisi DPR RI juga banyak mendukung langkah tersebut. Salah satunya adalah Anggota komisi IX Sy. Anas Thahir. Sejak beberapa lima tahun lalu sering bersama mitra dengan BPOM gencar melakukan sosialisasi kesehatan.

Menurutnya, makanan yang sehat adalah makanan yang terstandardisasi BPOM. Jika menemukan makan dan obat-obatan yang dijual di toko-toko maupun di pasar, didapati tidak tersertifikasi BPOM. Semua mestinya mempertanyakan baik atau tidak dikonsumsi. “Perlu dipertanyakan kualitasnya”, ungkapnya dalam acara Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang bekerjasama Kementerian Kesehata RI di Bondowoso tanggal 01/02/2024.

Lebih lanjut, Anas Thahir menjelaskan pola hidup sehat selain filterisasi bahan makanan yang terstandarisasi, juga harus menghindari zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Semuanya dilakukan untuk mengupayakan peningkatan pola hidup masyarakat.

Baca Juga :  Dirjen Dukcapil Apresiasi Layanan Peta Cinta Pemkab Jember

Ia mengaku akan terus melakukan sosialisasi dari daerah ke daerah demi peningkatan kesehatan masyarakat. Bahkan dirinya selaku anggota komisi IX, menyatakan siap-siap blusukan ke desa-desa terpencil di beberapa kota, utamanya di kabupaten Bondowoso, yang merupakan dapilnya sejak dulu. “Turun ke desa-desa adalah solusi yang solutif untuk mendampingi dan memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat tentang bahan makanan yang sudah tersertifikasi dan yang tidak, sehingga masyarakat bisa melakukan filterisasi bahan makanan sebagai ikhtiar untuk hidup sehat” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dukung Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember, Gus Dofir: Asal Dasar Hukumnya Kuat dan Transparan
Fraksi PDIP Tegaskan Tak akan Geser Sikap soal Penolakan Rencana Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember
Widarto Luruskan soal Persetujuan Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember dalam Rapat KUA-PPAS APBD 2027
Pemkab Jember Tanggung Biaya Keberangkatan Kontingen Jamnas XII ke Cibubur Jaktim
ADD Dipangkas, Kades di Jember Keluhkan Pembangunan Desa Lumpuh ke DPRD Jember
Datang ke Jember, Dirjen Kemen PKP Sebut Bakal Bedah 1.355 Rumah Tak Layak Huni
Ngantor di Desa Lagi, Bupati Fawait Turun Langsung Tinjau Pelaksanaan Layanan Homecare
Anggota DPR RI Muhammad Khozin Berharap Layanan Peta Cinta Pemkab Jember Bisa Lebih Ditingkatkan

Baca Lainnya

Tuesday, 11 August 2026 - 20:22 WIB

Dukung Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember, Gus Dofir: Asal Dasar Hukumnya Kuat dan Transparan

Tuesday, 11 August 2026 - 19:36 WIB

Fraksi PDIP Tegaskan Tak akan Geser Sikap soal Penolakan Rencana Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember

Tuesday, 11 August 2026 - 19:26 WIB

Widarto Luruskan soal Persetujuan Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember dalam Rapat KUA-PPAS APBD 2027

Monday, 10 August 2026 - 16:30 WIB

ADD Dipangkas, Kades di Jember Keluhkan Pembangunan Desa Lumpuh ke DPRD Jember

Sunday, 9 August 2026 - 22:09 WIB

Datang ke Jember, Dirjen Kemen PKP Sebut Bakal Bedah 1.355 Rumah Tak Layak Huni

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading