Bank Sentral Uni Emirat Arab Resmikan Stablecoin yang Didukung Dirham

Thursday, 12 December 2024 - 04:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Uni Emirat Arab (UEA), secara resmi menyetujui stablecoin pertamanya bernama AE Coin yang ditempelkan secara langsung dengan dirham UEA (AED). Stablecoin ini juga turut didukung oleh Central Bank of the United Arab Emirates (CBUAE).

“AE Coin sekarang menjadi stablecoin berlisensi pertama di UEA, yang disetujui oleh CBUAE,” tulis laman resmi AE Coin UAE melansir platform X, Rabu (11/12).

Baca Juga :  Akademisi Ekonomi UNEJ Tawarkan Solusi untuk Pemerintah dan UMKM saat Harga Plastik Naik

Stablecoin yang baru disetujui itu dirancang untuk pertahankan rasio 1:1 dengan dirham UEA dan memastikan stabilitas nilainya. Selain itu, pasar stablecoin yang sedang berkembang di sana diproyeksikan mencapai US$9,8 miliar atau naik 55% dari tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Dongkrak Ekonomi Jember, PTPN I Regional 5 Guyur Bantuan Rp 2,26 M hingga Modal Ternak Rp 28 M

UEA juga melihat pemain besar lainnya, seperti Tether yang merilis USDT, yang sudah berencana meluncurkan stablecoin mereka sendiri dengan didukung AED dalam waktu dekat.

Pemerintah UEA menyebut langkah ini akan membantu posisi negaranya sebagai pusat mata uang digital terkemuka.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar
Perajin Tahu di Mangli Jember Keluhkan Efek Domino Naiknya Harga Kedelai

Baca Lainnya

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

TERBARU