Gugatan Paslon 02 Pilbup Bondowoso Dibaca, Tuding Ada Pelanggaran Keabsahan Pemilu

Thursday, 9 January 2025 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Gugatan Paslon 02 Pilbup Bondowoso Dibaca, Tuding Ada Pelanggaran Keabsahan Pemilu (Sumber; Tangkapan Layar Sidang MK)

Gambar Gugatan Paslon 02 Pilbup Bondowoso Dibaca, Tuding Ada Pelanggaran Keabsahan Pemilu (Sumber; Tangkapan Layar Sidang MK)

Frensia.id – Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan hasil Pilbup Bondowoso oleh pasangan calon (Paslon) 02, Bambang Soekwanto-Gus Muhammad Baqir (Bagus), berlangsung pada Rabu (8/1/2025).

Dalam sidang yang dipimpin oleh panel tiga hakim, yakni Arif Hidayat, Enny Nurbaningsih, dan Ridwan Mansyur, kuasa hukum Paslon 02 mengungkap sejumlah dugaan pelanggaran serius yang dinilai mengancam keabsahan pemilu.

Sidang tersebut dapat disaksikan langsung melalui kanal YouTube resmi MK, dengan kehadiran langsung Cabup Bambang Soekwanto dan kuasa hukumnya, Mohammad Hasby As Shiddiqi, S.H.I. Dalam tuntutannya, Hasby meminta pembatalan Keputusan KPU Bondowoso Nomor 1844 terkait rekapitulasi hasil Pilkada 2024.

Hasby memaparkan beberapa temuan pelanggaran, termasuk dugaan pemilih ganda yang tercatat dalam daftar hadir di beberapa tempat pemungutan suara (TPS).

“adanya pemilih ganda yang terdaftar dalam daftar hadir di beberapa TPS yang juga menunjukkan adanya potensi manipulasi dalam pelaksanaan pemilu,” jelasnya.

Baca Juga :  Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember

Ia menegaskan bahwa pemilih ganda dapat merusak integritas pemilu dan menghasilkan perhitungan suara yang tidak adil.

Selain itu, kuasa hukum Paslon 02 juga mengungkap indikasi manipulasi penghitungan suara di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari.

“pelanggaran yang lain ditemukan adalah indikasi manipulasi penghitungan suara di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari. Ditemukan bukti video yang menunjukkan bahwa anggota KPPS memberikan suara tambahan untuk melengkapi jumlah surat suara yang kurang,” ujar Hasby.

Ia menjelaskan bahwa suara tambahan tersebut diambil dari sebuah tas merah milik anggota KPPS dan diberikan kepada pemilih yang tidak sah, tindakan yang jelas melanggar aturan tata cara pemungutan suara.

Hasby menambahkan, manipulasi ini berpotensi mengubah hasil pemilu secara signifikan dan merugikan pihak yang berkompetisi secara jujur.

“Manipulasi surat suara ini seperti dapat diubah, mengubah hasil pemilu secara signifikan yang tentunya merugikan pihak-pihak yang mengikuti pemilu dengan jujur dan adil,” lanjutnya.

Baca Juga :  PAN Bondowoso Gelar Muscab ke-VI untuk Perkuat Internal Partai melalui Restrukturisasi Pengurus

Dalam tuntutannya, pihak Paslon 02 juga meminta dilakukannya pemungutan suara ulang (PSU).

“PSU juga bertujuan untuk memastikan bahwa hasil pemilu yang diumumkan oleh KPU benar-benar sah dan tidak mempengaruhi oleh kecurangan-kecurangan atau pelanggaran,” tegas Hasby.

Ia menekankan bahwa hasil pemilu yang adil memberikan legitimasi kuat kepada kepala daerah terpilih untuk memimpin, serta memastikan stabilitas politik dan pembangunan daerah.

Hasby menutup pernyataannya dengan mengingatkan pentingnya menjaga integritas proses demokrasi.

“Jika hasil pemilu tercemar oleh pelanggaran, maka kepala daerah yang terpilih tidak dapat memiliki legitimasi yang kuat untuk memimpin,yang pada gilirannya dapat mengganggu stabilitas politik dan pembangunan daerah,” ujarnya di akhir sidang.

Sidang berikutnya dijadwalkan untuk mendengar tanggapan dari pihak KPU Bondowoso serta menghadirkan saksi dan bukti tambahan. Masyarakat Bondowoso menantikan kelanjutan proses hukum ini dengan harapan keadilan dan transparansi dalam pemilu dapat ditegakkan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Baca Lainnya

Wednesday, 16 September 2026 - 19:26 WIB

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading