Gibran, Jawab Kegagalan Bapak lo Itu

Monday, 22 January 2024 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.Id/22/01/2024. Komentar pedas tentang Gibran di debat keempat Capres-Cawapres, keluar dari seorang pelawak yang berasal dari Kupang, NTT, Abdurrahim Arsyad yang akrab dipanggil Abdur. Ia adalah seorang komika yang dulu pernah viral melalui konten kritik stand upnya dengan berjudul “kapal tua”.

Kemarin di tengah acara debat ke empat, kembali mengeluarkan kritik pedas. Kali ini sasaran kritiknya adalah pernyataan Gibran. Baginya, Pendapat putra Jokowi yang menjadi cawapres 02 bisa dipatahkan dengan sendirinya. “Jawaban Gibran itu, bisa dipatahkan dengan kenyataan yang sudah ada”, tuturnya dalam acara Live Nobar Debat Ronda ke Empat di Official Youtube Mata Najwa.

Baca Juga :  Meski Usai Terjatuh, ASN di Jember Siap Lanjutkan Verval Data Kemiskinan

Wacana Gibran tentang hilirisasi yang dapat memperbanyak lapangan pekerjaan, baginya tak ada buktinya. Kenyataannya, hirilasasi industri di Morowali, malah banyak tenaga asing. Di Mahera juga demikian.

Bukan hanya itu, tentang impor juga demikian. Menurutnya, Gibran tidak menjawab pertanyan Cawapres 03 karena kenyataan demikian. Impor yang dijanjikan Jokowi, tidak sesuai target.

Baca Juga :  DPMD Jember Siapkan Antisipasi Konflik Jelang Pilkades 2027

Pada akhir kritiknya, ia menegaskan bahwa apapun yang dikatakan Gibtan, terbantahkan oleh fakta yang sudah terjadi. “Itu harusnya, ia mengedres itu dengan, ya jawab kegagalan bapak lu itu”, katanya mengakhiri pembicaraan. Semua orang dalam acara tersebut girang dan terkejut mendengarnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan
Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani
Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri
Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup
Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok
Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember
Tepat di Hari Lahir Pancasila, Gus Fawait Hadirkan Rute Penerbangan Jember–Surabaya
Tag :

Baca Lainnya

Sunday, 7 June 2026 - 22:02 WIB

Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan

Saturday, 6 June 2026 - 23:02 WIB

Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani

Friday, 5 June 2026 - 20:37 WIB

Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Wednesday, 3 June 2026 - 19:02 WIB

Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup

TERBARU

Ilustrasi gambar 'Pancasila dan Realitas Kesejahteraan Pendidik di Indonesia' (Gemini/Ai).

Kolomiah

Pancasila dan Realitas Kesejahteraan Pendidik di Indonesia

Monday, 8 Jun 2026 - 23:36 WIB

Foto KH Zainil Ghulam, Ketua Tanfidziyah PCNU Kencong.

Regionalia

Kualifikasi Calon Ketua Umum PBNU Menurut Gus Zainil Ghulam

Monday, 8 Jun 2026 - 21:22 WIB