Viral Warga Jember Lintasi Area Pemakaman dengan Sepeda Motor

Sunday, 16 November 2025 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Jember lintasi area pemakaman. (Sumber foto: tangkapan layar)

Warga Jember lintasi area pemakaman. (Sumber foto: tangkapan layar)

Frensia.Id- Viral di platform media sosial Instangram, beredar video warga desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Jember melintasi area pemakaman dengan sepeda motor. Peristiwa itu terjadi, diduga karena warga tidak diberikan akses jalan saat proses pengaspalan berlangsung.

Akhirnya, warga terpaksa melewati jalur alternatif (area pemakaman) yang melintasi kompleks kuburan. Demi bisa beraktivitas seperti biasa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Kaliwining, Samsul Arifin menyampaikan, bahwa memang benar ada pengaspalan di Dusun Gayam. Namun, kata dia, saat proses pengaspalan, jalan alternatif sudah disediakan.

Baca Juga :  Terakreditasi A, Kepala Perpustakaan UIN KHAS Jember: Paling Penting itu Kesadaran dan Partisipasi Literasi

“Pengaspalan itu dilakukan di Dusun Gayam. Di sana, banyak jalan alternatif,” katanya, Minggu (16/11/2025).

Selanjutnya kata dia, area makam itu bukan jalan alternatif yang telah disediakan. Menurutnya, warga yang melewati area makam barangkali sedang buru-buru atau ingin lebih cepat.

“Cuman waktu itu mungkin karena warga yang lewat makam ingin lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga :  IMMH UI Dorong RUU Sisdiknas Hadirkan Keadilan Pendidikan

Samsul menambahkan, jalan yang di aspal di Dusun Gayam, awalnya ada adalah tanah. Pengaspalan dilakukan agar lebih aman untuk dilintasi warga pengguna jalan.

“Kalau jalan alternatifnya banyak sekali. Saat proses pengaspalan itu,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Rambipuji, AKP Eko Yulianto menyebut akan melakukan tindak lanjut mengenai hal ini. Agar masyarakat bisa lebih tertib dalam mencari jalan alternatif.

“Kita tindak lanjuti untuk progres selanjutnya,” ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Migrant Care Jember Soroti Modus Baru TPPO di Dalam Kampus
FTIK UIN KHAS Jember Tekankan Penguatan Ekosistem Akademik Mahasiswa di Rakerpim 2026
Diriset! Gambus Ternyata Berhubungan Dengan Ide-Ide Musik Al Farabi
Kisah Khamida, Alumnus FTIK UIN KHAS Jember Penggagas ‘Sahabat Murojaah’
Cerita Edo, Sosok Santri dan Mahasiswa Fuah UIN KHAS Jember yang Terpilih Google Student Ambassador
Profil Wisudawan Terbaik UIN KHAS Jember, Khamidatus Sholeha Ma’rufin: Hafidzah Perintis Sahabat Muroja’ah
Wakil Rektor UNEJ Beri Penjelasan soal Penetapan UKT Camaba Jalur SNBP
Aliansi Mahasiswa UNEJ Tuntut Kejelasan Penetapan UKT Camaba Jalur SNBP

Baca Lainnya

Friday, 1 May 2026 - 22:47 WIB

Migrant Care Jember Soroti Modus Baru TPPO di Dalam Kampus

Friday, 1 May 2026 - 13:30 WIB

FTIK UIN KHAS Jember Tekankan Penguatan Ekosistem Akademik Mahasiswa di Rakerpim 2026

Thursday, 30 April 2026 - 22:46 WIB

Kisah Khamida, Alumnus FTIK UIN KHAS Jember Penggagas ‘Sahabat Murojaah’

Thursday, 30 April 2026 - 16:44 WIB

Cerita Edo, Sosok Santri dan Mahasiswa Fuah UIN KHAS Jember yang Terpilih Google Student Ambassador

Wednesday, 29 April 2026 - 21:40 WIB

Profil Wisudawan Terbaik UIN KHAS Jember, Khamidatus Sholeha Ma’rufin: Hafidzah Perintis Sahabat Muroja’ah

TERBARU

Suasana Diskusi Publik bertema: Bayang-bayang TPPO di Dalam Kampus, Modus Baru TPPO Berkedok Magang (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

Migrant Care Jember Soroti Modus Baru TPPO di Dalam Kampus

Friday, 1 May 2026 - 22:47 WIB