Frensia.id – Tekad kuat dan semangat menjaga Al-Qur’an telah menggugah Khamidatus Sholeha Ma’rufin merintis komunitas ‘Sahabat Murojaah’.
Khamida merupakan alumnus Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.
Namanya semakin familiar ketika dirinya dinobatkan sebagai wisudawan terbaik jenjang sarjana dan tahfidz 30 juz saat wisuda ke 77 di UIN KHAS Jember.
Sahabat Murojaah dia dirikan sejak 25 Februari 2026. Kini komunitas tersebut sudah beranggotakan 6 orang.
“Saya mendirikan Sahabat Murojaah ini untuk membantu dan menemani teman-teman penghafal Al-Qur’an di luar sana dalam menjaga hafalan Al-Qur’an,” kata Khamida, kepada Frensia, pada Kamis (30/4/2026).
Alasan Khamida merintis komunitas tersebut, dia menyadari bahwa menjaga hafalan Al-Qur’an tidak mudah. Apalagi dengan status mahasiswa banyak rentetan tugas kuliah, kesibukan organisasi dan berbagai ajang perlombaan.
Berdirinya ‘Sahabat Murojaah’, Khamida juga lepas dari saran salah satu dosennya semasa kuliah. “Ibu Ulfa Dina Novienda untuk membuat kelas tahfidz,” kata dia.
Dalam komunitas Sahabat Muroja’ah, terdapat 3 kegiatan yang sudah berjalan, yaitu Program Tahfidz Reguler, Tahfidz Private, dan kelas Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ).
Selama berjalannya Sahabat Murojaah, ada 2 khataman Al-Quran yang telah diagendakan, yaitu secara offline dan online.
Adapun untuk offline, kegiatan ini berisi alumni Pondok Pesantren Al-Falah Rejoagung, Kabupaten Banyuwangi.
“Di mana program khataman ini juga saya dan 4 teman saya dari pondok tersebut yang mengadakan, komunitas khataman offline kami namanya ‘Syafa’atul Qur’an’,” kata Khamida.
Sementara untuk khataman online, Sahabat Murojaah berkolaborasi dengan teman Khamida seorang mahasiswa Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora (FUAH) UIN KHAS Jember, bernama Ummatun Marhumah Ayu Qur’ani.
“Khataman online itu kami berikan nama Tazkiyah (Tadarus Qur’an Khusus Akhwat),” tuturnya.
Khamida merasa bangga sekali, dengan berdirinya Sahabat Murja’ah, banyak kalangan yang mendukung, salah satunya dari pihak pimpinan FTIK UIN KHAS Jember.
“Sangat mendukung, termasuk untuk share info terkait program-program yang dimiliki Sahabat Muroja’ah,” kata Khamida.
Spirit menjaga Al-Quran telah memantik jiwa sosial Khamida, agar bagaimana Sahabat Murojaah bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar.
Meskipun masih belum lama dirintis, Khamida berharap Sahabat Murojaah tidak hanya bermanfaat untuk teman sekitarnya saja.
“Rencananya ingin mengadakan kelas tahsin online, untuk semua kalangan usia,” tuturnya.
Bagi Khamida dengan keberadaan Sahabat Muroja’ah, ke depan semakin berkembang dan dikenal oleh berbagai kalangan, sehingga dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.






