Gubernur Khofifah Sebut Inseminasi Buatan yang Masif Kunci Swasembada Daging

Monday, 24 November 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim dan Bupati Jember saat di acara penyelenggaraan inseminasi buatan di City Forest Jember. (Foto: Frensia/Sigit)

Gubernur Jatim dan Bupati Jember saat di acara penyelenggaraan inseminasi buatan di City Forest Jember. (Foto: Frensia/Sigit)

Frensia.Id– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berupaya menguatkan sektor peternakan di tengah upaya pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pihaknya mendorong gerakan serentak Inseminasi Buatan (IB) secara masif sebagai kunci mencapai swasembada daging nasional.

Pernyataan ini disampaikan Khofifah saat meninjau acara penyelenggaraan inseminasi buatan dan vaksinasi ternak di City Forest Arum Sabil Jember.

“Pada saat kita masih melakukan pengendalian PMK hari ini, kita harus memberikan penguatan semangat kepada seluruh peternak dan penggemuk,” katanya, Senin (24/11/2025).

Selanjutnya, dia memastikan bahwa program vaksinasi terus berjalan dengan baik. Bahkan, di lokasi acara, tampak tim vaksinator juga terlihat sedang bekerja.

“Maka di bagian belakang sana ada vaksinator yang sedang melakukan vaksinasi. Saat yang sama kita maksimalkan hari ini gerakan serentak untuk melakukan inseminasi buatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sapa Masyarakat, Legislator Agung Budiman Dorong Penghapusan PBB Desil 1 dan 2

“Maka di sini juga sedang dilakukan IB bersama Kabupaten Kota sekarang juga, juga serentak. Tidak hanya IB, program ini juga dilengkapi dengan pemeriksaan kebuntingan,” tambahnya.

Khofifah menyebutkan bahwa keberhasilan sektor peternakan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, perguruan tinggi, asosiasi dokter hewan, asosiasi peternak, HKTI. Serta maksimalisasi peran Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) dan Pusat Veterineria (Pusvetma).

Sinergi ini, menurutnya, krusial untuk menekan angka impor daging.

“Ini harus semua bersinergi karena pada dasarnya hari ini kita masih impor daging sekitar 58%. Kalau kita bisa memaksimalkan tentu sinergi dengan banyak provinsi yang memang punya kultur peternak, maka sesungguhnya Indonesia ini bisa mencapai kalau menurut saya swasembada daging maksimal 4 tahun ke depan,” paparnya.

Gubernur Khofifah optimis, target swasembada daging bisa dipercepat. Jika program IB dan sinergi berjalan masif, ia meyakini swasembada daging bisa tercapai dalam waktu 3-4 tahun ke depan.

Baca Juga :  Gus Fawait Ingatkan Pelajar Jember untuk Tidak Menikah Dulu Sebelum Lulus Kuliah

Target ini sekaligus untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

“Jadi apa yang menjadi program Pak Presiden Prabowo bahwa kita akan membangun ketahanan pangan nasional, maka sesungguhnya Jawa Timur sudah memasuki kedaulatan pangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait di hadapan Gubernur Khofifah menyampaikan, Jember adalah kota dengan jumlah petani dan peternak terbesar di Jawa Timur. Maka dari itu, Pemkab kedepan berencana melakukan tematik sapi, domba, kambing dan hewan-hewan ternak lainnya.

“Jember adalah kota dengan masyarakat sebagai petani dan peternak jumlah paling tinggi di Jatim,” paparnya.

“Rencana kami, kedeapan akan ada tematik sapi, kambing, domba,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus
Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan
Frensia Institute: Buku “Presiden Solusi” Banjir Pemberitaan, Tapi Minim Uji Independen
Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan
Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa
Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember
Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Baca Lainnya

Sunday, 23 August 2026 - 13:40 WIB

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 August 2026 - 13:30 WIB

Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan

Sunday, 23 August 2026 - 01:11 WIB

Frensia Institute: Buku “Presiden Solusi” Banjir Pemberitaan, Tapi Minim Uji Independen

Friday, 21 August 2026 - 19:16 WIB

Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

TERBARU

Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api di lokasi kejadian (Foto: Tangkapan layar dari video warga setempat).

News

Ditinggal Bepergian, Rumah Warga di Jember Ludes Terbakar

Tuesday, 25 Aug 2026 - 20:55 WIB

Gambar Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka(Sumber: Isitimewa)

Regionalia

Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka

Monday, 24 Aug 2026 - 15:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading