Terkait Video Viral Gelontongan Kayu Di Banjir Sumatra! Dirjen Gakkumhut: Wamen Sudah Melakukan Operasi

Sunday, 30 November 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Terkait Video Viral Gelontongan Kayu Di Banjir Sumatra! Dirjen Gakkumhut: Wamen Sudah Melakukan Operasi (Sumber: Grafis Frensia)

Gambar Terkait Video Viral Gelontongan Kayu Di Banjir Sumatra! Dirjen Gakkumhut: Wamen Sudah Melakukan Operasi (Sumber: Grafis Frensia)

FRENSIA.ID – Video viral yang menampilkan batang-batang kayu besar terseret arus banjir di Sumatra telah menjadi perhatian utama warganet, memunculkan dugaan kuat adanya praktik penebangan liar. Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Dirjen Gakkumhut), Dwi Junianto Nugroho, 29/11.

Menurut Dwi Junianto, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) telah memberikan hasil analisis terkait sumber-sumber kayu yang terbawa banjir. Hasil analisis tersebut mengidentifikasi setidaknya tiga sumber utama.

“Hasil analisis sumber-sumber kayu itu diberikan oleh Pak Wamen juga. Satu adalah kayu lapuk. Dua juga kayu yang akibat tadi siklon tadi tumbang, ya. Dan ketiga juga di area-area penebangan. Kayu-kayu dihasilkan dari area penebangan,” kata Dwi Junianto.

Ia menjelaskan bahwa kayu yang berasal dari area penebangan di Pemegang Hak Atas Tanah (PHT) dalam Area Penggunaan Lain (APL) harus mengikuti regulasi kehutanan.

Baca Juga :  Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi

“Kita deteksi bahwa itu dari PHT. PHT adalah Pemegang Hak Atas Tanah. Nah, di area penebangan yang kita deteksi dari PHT itu di APL memang secara mekanisme untuk kayu-kayu yang tumbuh alami itu mengikuti regulasi kehutanan. Dalam hal ini adalah SIPUHH (Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan),” jelasnya, menambahkan bahwa legalitasnya harus didukung oleh perangkat desa, kepala desa, dan camat, serta melibatkan Dinas Kehutanan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penindakan telah dilakukan.

“Terus Gakkum sendiri tadi juga disampaikan oleh Pak Wakil Menteri, Pak Wamen, sudah melakukan operasi-operasi yang terkait dengan modus operasi pencurian kayu melalui PHT tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Gus Fawait Beri BPJS Kesehatan dan Beasiswa Jalur Khusus bagi Anak Kader Posyandu dan Ketua RT/RW

Pihaknya sedang merumuskan langkah penanganan lebih lanjut.

“Ini kita lagi merumuskan, termasuk Senin nanti kita juga akan menyampaikan rilis perkembangan penanganan PHT yang kita tangani di Mentawai bersama Satgas,” tambahnya.

Operasi terkait PHT, bahkan, telah dilakukan di lokasi yang mengalami musibah banjir, seperti Aceh Tengah yang statusnya sudah P21, dan Solok (Sumbar), Kepri, Mentawai (Sumbar), serta Tapanuli Selatan (Sumut) yang masih dalam proses.

Selain itu, operasi pembalakan liar secara umum juga terus dilakukan sepanjang tahun 2025 di sejumlah lokasi.

“Khusus untuk operasi pembalakan liar juga kita lakukan. Selama tahun 2025 ini ada di Aceh Tengah, Kepri, Pelalawan, Riau, Mentawai dan Solok, Sumbar, Simalungun, dan Tasikmalaya (atau Tapsel).”

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Baca Lainnya

Wednesday, 16 September 2026 - 19:26 WIB

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

TERBARU

Plt. Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, saat mengukuhkan 4 guru besar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT). (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Thursday, 17 Sep 2026 - 19:23 WIB

ilustrasi kenaikan indeks dollar (sumber: Pixabay)

Economia

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Thursday, 17 Sep 2026 - 12:01 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading