18 Dapur Satuan Pelayanan Makan Bergizi di Jember Disuspensi BGN

Thursday, 12 March 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Kabupaten Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Kabupaten Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan atau mensuspensi operasional 18 dapur satuan pelayanan makan bergizi di Kabupaten Jember. Kebijakan ini diambil berdasarkan surat edaran yang diterbitkan pada Rabu (11/3) kemarin.

Staf KPPG Jember, Ihsan, mengonfirmasi adanya suspensi massal tersebut. Menurutnya, ada faktor administratif dan teknis yang belum terpenuhi oleh pengelola dapur.

“Ini kan dari edaran tanggal 11 kemarin ya. Sepahaman kami, ada tiga faktor dominan (penyebab suspensi), yaitu SRAS, IPAR, dan MES,” kata Ihsan saat memberikan keterangan, Kamis (12/3/2026).

Ihsan menjelaskan bahwa mayoritas dapur yang terkena sanksi tersebut belum melengkapi komponen-komponen vital tersebut. Sehingga menyebabkan, dapur tersebut harus berhenti beroperasi sementara.

Baca Juga :  Rektor UNEJ Sebut Dorongan PTN Bangun SPPG Peluang Kolaborasi

“Dari dapur yang disuspensi itu, ada dua (komponen) besar yang tidak punya. Salah satu faktornya itu,” ujarnya.

Berdasarkan data KPPG Jember, kata dia, 18 dapur yang di suspend tersebut tersebar di berbagai kecamatan. Yakni di Kecamatan Kaliwates, Ajung, Rambipuji.

“Serta di Kecamatan Semboro, Pakusari, Bangsalsari, Puger, Tanggul, Jenggawah, Umbulsari, Panti, Sukowono, Sumberjambe, Silo, dan Sumbersari,” paparnya.

“Nah, untuk keterangan lebih lanjutnya nanti lagi. Ngapunten masih kami perdalamin lebih lanjut karena memang baru kemarin infonya itu dan juga kami ini masih lagi mencoba menghubungi masing-masing KSPPG-nya itu,” tambahnya.

Baca Juga :  MBG Dikelola Ugal-Ugalan, Mahfud MD: Tak Heran Jadi Sarang Korupsi

Saat ditanya mengenai sebelumnya ada tiga dapur di Jember yang di suspend oleh BGN (berbeda dengan data 18 dapur yang saat ini di suspend). Pihaknya menjawab, bahwa dapur-dapur tersebut saat ini sudah bisa beroperasi.

“Tiga dapur yang di suspend kemarin udah bisa operasi. Karena emang suspensi nya sendiri kan itu bersifat sementara,” ungkapnya.

“Jadi sementara itu sambil berbenah kemarin itu udah bisa ya evaluasi dan lain-lain, itu sudah bisa mulai beroperasi lagi. Tapi kalau yang ini (18 dapur) sampai kapan suspend nya, kami masih belum tahu,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo
Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait
Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru
Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah
Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA
MBG Dikelola Ugal-Ugalan, Mahfud MD: Tak Heran Jadi Sarang Korupsi
Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan
Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani

Baca Lainnya

Tuesday, 16 June 2026 - 13:34 WIB

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo

Saturday, 13 June 2026 - 14:24 WIB

Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait

Thursday, 11 June 2026 - 20:40 WIB

Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru

Thursday, 11 June 2026 - 17:31 WIB

Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah

Thursday, 11 June 2026 - 17:23 WIB

Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA

TERBARU

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Thursday, 18 Jun 2026 - 01:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading