Bupati Fawait Tegaskan Program Bunga Desa Bukan Sekedar Kegiatan Seremonial

Tuesday, 7 April 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, saat menghadiri acara Bunga Desaku di Balai Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari. (Foto: Istimewa).

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, saat menghadiri acara Bunga Desaku di Balai Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari. (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan(Bunga Desaku), bukan sekadar agenda seremonial belaka.

Dirinya menyebut program ini menjadi instrumen penting untuk menyerap aspirasi sekaligus memacu pemerataan ekonomi di wilayah pelosok.

Bupati Fawait menjelaskan, esensi utama dari Bunga Desa adalah memangkas jarak antara pemerintah dan rakyat.

Dengan turun langsung ke lapangan, dia ingin memastikan suara masyarakat terdengar tanpa sekat.

“Tujuan Bunga Desa adalah seperti ini. Kita bisa lebih dekat dengan masyarakat,” katanya, saat menggelar program Bunga Desaku di Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :  Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA

Selanjutnya kata dia, program ini juga membangun kedekatan emosional dan komunikasi langsung dengan warga. Serta menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan secara face-to-face.

“Kita bisa langsung berhadap-hadapan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Masyarakat juga bisa menyampaikan keluhannya kepada kami,” ujarnya.

Tak hanya soal serap aspirasi, politikus yang akrab disapa Gus Fawait ini menyoroti aspek perputaran ekonomi. Menurutnya, belanja pemerintah (government expenditure) atau APBD harus dirasakan secara merata hingga ke tingkat desa, bukan menumpuk di pusat kota saja.

“Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi, itu perlu government expenditure (APBD). Nah, APBD kita jangan cuman ada di satu titik saja,” paparnya.

Baca Juga :  Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli

Gus Fawait meyakini, dengan membawa agenda kegiatan kabupaten ke desa-desa, stimulus ekonomi akan tercipta di tingkat bawah. Hal inilah yang menjadi filosofi utama dari program Bunga Desa.

“Kami memancing pertumbuhan ekonomi di pelosok agar tidak terjadi ketimpangan dengan wilayah perkotaan,” tambahnya.

“Maka di situlah filosofi adanya Bunga Desa. Tujuan kita adalah pemerataan pertumbuhan ekonomi, bagaimana agar APBD itu bisa memancing pertumbuhan ekonomi di kabupaten, di kecamatan, dan di pelosok-pelosok,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sapa Masyarakat, Legislator Agung Budiman Dorong Penghapusan PBB Desil 1 dan 2
Sapa Masyarakat, David Handoko Seto Ajak Warga Kawal Proyek Infrastruktur hingga Makan Bergizi Gratis
Pemkab Jember akan Umumkan Perusahaan yang Punya Izin Tambang Galian C
Pemkab Jember akan Launching Home Care pada 24 Juli 2026
Sapa Masyarakat, Legislator Edi Cahyo Purnomo Ajak Warga Mandiri Lewat UMKM Digital
Bupati Jember Warning Sekolah Tak Boleh Ada Titip Siswa dan Pungli di MPLS
Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Beasiswa Kuliah 2026
Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Bangsalsari

Baca Lainnya

Saturday, 18 July 2026 - 22:27 WIB

Sapa Masyarakat, Legislator Agung Budiman Dorong Penghapusan PBB Desil 1 dan 2

Saturday, 18 July 2026 - 19:45 WIB

Sapa Masyarakat, David Handoko Seto Ajak Warga Kawal Proyek Infrastruktur hingga Makan Bergizi Gratis

Friday, 17 July 2026 - 22:30 WIB

Pemkab Jember akan Umumkan Perusahaan yang Punya Izin Tambang Galian C

Friday, 17 July 2026 - 20:47 WIB

Pemkab Jember akan Launching Home Care pada 24 Juli 2026

Friday, 17 July 2026 - 20:36 WIB

Sapa Masyarakat, Legislator Edi Cahyo Purnomo Ajak Warga Mandiri Lewat UMKM Digital

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading