Jembatan Jubung Jember Masih Putus, Wali Murid Rakit Perahu Demi Anak Sekolah

Tuesday, 14 April 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat murid sedang berangkat sekolah menaiki perahu rakitan (Foto: Istimewa).

Saat murid sedang berangkat sekolah menaiki perahu rakitan (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Jembatan gantung di Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember, masih belum diperbaiki pasca diterjang banjir bandang pada Februari lalu.

Akibatnya, para wali murid terpaksa berkreasi membuat rakit demi anak-anak mereka bisa tetap sekolah.

Aktivitas warga di sisi utara dan selatan sungai (menuju Ajung) praktis terganggu total.

“Warga yang ingin menyeberang terpaksa harus memutar jauh ke arah timur melalui Mangli, Kecamatan Kaliwates, atau memutar ke arah barat melalui jembatan gantung di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji,” kata Kapolsek Sukorambi, AKP Sudarsono, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa Unmuh Jember Gelar Konsolidasi atas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Selanjutnya kata dia, ada sekitar lima siswa SDN 2 Jubung, dan 1 pelajar TK yang berdomisili di utara sungai, sementara sekolah mereka berada di sisi selatan sungai. Agar tidak memutar jauh, para wali murid berinisiatif membuat perahu rakit sederhana dari bambu.

“Setiap hari, anak-anak ini harus menyeberangi aliran Sungai Bedadung. Wali murid membuat rakit untuk antar jemput anak-anak sekolah,” ujarnya.

“Itu dilakukan tatkala aliran Sungai Bedadung dalam keadaan normal atau arus tidak deras,” tambahnya.

Jika cuaca buruk atau arus sungai mulai liar, kata dia, para siswa harus menempuh jalur darat yang sangat jauh. Mereka terpaksa naik sepeda pancal atau diantar orang tua melalui jalur memutar di Desa Kaliwining.

Baca Juga :  Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi

“Kalau kondisi air sungai tidak bersahabat. Mereka harus memutar, entah naik sepeda atau diantarkan oleh orang tuanya,” paparnya.

Sebagai informasi, sebelumnya pada Kamis (12/2) sekitar pukul 21.20 WIB. Jembatan gantung penghubung Dusun Darungan, Desa Jubung-Desa/Kecamatan Ajung ambrol karena debit air sungai yang meningkat drastis akibat hujan deras.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Jembatan Putus, Siswa di Jember Pulang-Pergi Sekolah Naik Rakit
UIN KHAS Jember Terima 2.131 Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN 2026
LP2M UIN KHAS Jember Siapkan Akreditasi Ulang Jurnal di Tahun 2026
12 Jurnal UIN KHAS Jember Terakreditasi Sinta, Ketua LP2M: Tahun 2026 Target Terindeks Scopus
Antisipasi Kecurangan, UNEJ Perketat Keamanan UTBK 2026 Komputer Disisir-Ruangan Disegel
Musda ke-XI MUI Jember Resmi Dibuka, KH Abdul Haris Tekankan Independensi Lembaga
Aliansi Mahasiswa Unmuh Jember Gelar Konsolidasi atas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Terakreditasi A, Kepala Perpustakaan UIN KHAS Jember: Paling Penting itu Kesadaran dan Partisipasi Literasi

Baca Lainnya

Tuesday, 14 April 2026 - 18:33 WIB

Jembatan Jubung Jember Masih Putus, Wali Murid Rakit Perahu Demi Anak Sekolah

Tuesday, 14 April 2026 - 12:32 WIB

Jembatan Putus, Siswa di Jember Pulang-Pergi Sekolah Naik Rakit

Saturday, 11 April 2026 - 10:23 WIB

UIN KHAS Jember Terima 2.131 Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN 2026

Friday, 10 April 2026 - 19:50 WIB

LP2M UIN KHAS Jember Siapkan Akreditasi Ulang Jurnal di Tahun 2026

Friday, 10 April 2026 - 19:41 WIB

12 Jurnal UIN KHAS Jember Terakreditasi Sinta, Ketua LP2M: Tahun 2026 Target Terindeks Scopus

TERBARU

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait (Foto: Istimewa).

Politia

Gus Fawait Targetkan Jember Bebas Kemiskinan Ekstrem di 2029

Tuesday, 14 Apr 2026 - 18:03 WIB

Siswa sekolah meyebrangi sungai saat perjalanan berangkat sekolah. (Foto: Istimewa).

Educatia

Jembatan Putus, Siswa di Jember Pulang-Pergi Sekolah Naik Rakit

Tuesday, 14 Apr 2026 - 12:32 WIB