Frensia.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jember menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X di Hotel Royal, pada Senin (4/5/2026).
Muscab tersebut bertujuan agar internal partai PPP di Jember lebih solid.
“Agar mesin partai ini bisa lebih solid, kompak dan menangkap semua dinamika yang terjadi di Kabupaten Jember,” kata H. Nur Hasan, Ketua Tim Muscab DPW PPP Jawa Timur.
Dia juga menyampaikan bahwa dalam acara Muscab tersebut merupakan upaya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan bahan evaluasi serta konsolidasi ke depan di internal partai.
Menurut Hasan, Kabupaten Jember akan menjadi parameter acara Muscab di wilayah Jawa Timur.
“Karena kami lihat dinamikanya cukup bagus. Dan insyaallah Gus Mamak ini ketokohannya masih luar biasa,” kata dia.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Jember, Gus Mamak, meluruskan mekanisme suksesi dalam Muscab kali ini.
Ia menjelaskan bahwa forum ini tidak secara langsung memilih ketua, melainkan membentuk tim formatur yang terdiri dari perwakilan DPC, PAC, DPW, hingga DPP.
Tim formatur inilah yang nantinya menyusun struktur kepengurusan secara kolektif.
“Perlu dipahami bahwa Muscab PPP kita tidak memilih ketua, tapi memilih formatur. Tujuh orang inilah yang akan bersama-sama menyusun kepengurusan. Sampai hari ini tidak ada calon karena memang tidak ada tahapan pencalonan, sehingga kita tidak tahu nanti bagaimana hasil formaturnya,” terang Gus Mamak.
Terkait persiapan menghadapi Pemilu 2029, Gus Mamak menyatakan akan memfokuskan langkah pada konsolidasi organisasi secara vertikal, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.
Selain itu, program kaderisasi melalui Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) akan diperluas hingga ke tingkat daerah pemilihan (Dapil).
“Nanti ke depan kita akan mengadakan LKKD tingkat Dapil yang pesertanya tiap desa tiga orang, sehingga kita menyiapkan kader-kader muda untuk PPP masa depan,” pungkasnya.






