Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

​FRENSIA.ID- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian terpuruk, membawa alarm peringatan bagi perekonomian domestik. Mata uang Paman Sam tersebut kini telah menembus level psikologis baru yang cukup mengkhawatirkan, yakni melampaui angka Rp 18.000.

Laju pelemahan mata uang Garuda ini seolah terus berlanjut di tengah dinamika pasar keuangan global yang belum menunjukkan tanda-tanda stabil.

​Berdasarkan pantauan per Kamis (4/6/2026), tren penguatan dolar AS terekam jelas di berbagai platform data keuangan utama. Merujuk pada data Investing, pada pagi ini dolar AS melonjak 49,4 basis poin atau sekitar 0,28% hingga bertengger di posisi Rp 18.015, dengan pergerakan harian yang berfluktuasi cukup tajam pada rentang Rp 17.937 hingga Rp 18.024.

Senada dengan hal tersebut, catatan Google Finance juga sempat menunjukkan dolar AS menyentuh level Rp 18.010 pada pukul 06.23 WIB, sebelum sedikit melandai ke angka Rp 17.971 pada pukul 07.15 WIB. Sementara itu, data Bloomberg mempertegas dominasi greenback dengan lonjakan penguatan harian hingga 0,71%, yang terakhir kali terpantau berada di level Rp 17.966.

Baca Juga :  Jember Jadi Kabupaten dengan Permintaan SLIK OJK Terbanyak hingga Agustus 2026

​Merespons situasi nilai tukar yang kian mendesak ini, Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter langsung angkat bicara dan mengambil sikap siaga. Sebagaimana dikutip dari Detikfinance, Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan terus memantau dengan saksama setiap perkembangan pasar keuangan, baik di ranah global maupun domestik.

Dalam pernyataan resminya pada Rabu (3/6/2026), Denny memastikan bahwa BI secara aktif hadir di pasar, mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan yang ada guna menjaga stabilitas nilai tukar, memastikan kecukupan likuiditas valas, dan memperkuat ketahanan eksternal.

Baca Juga :  Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?

​Sebagai langkah konkret dan strategis untuk meredam gejolak spekulatif, BI telah mengimplementasikan kebijakan baru. Terhitung sejak 2 Juni 2026, BI memberlakukan ketentuan ambang batas (threshold) untuk pembelian valuta asing secara tunai terhadap rupiah tanpa didasari kebutuhan (underlying) menjadi maksimal US$ 25.000 per pelaku setiap bulannya.

Tidak hanya itu, sebagai strategi jangka panjang untuk melepaskan diri dari jerat ketergantungan dolar AS, BI juga semakin agresif mendorong penggunaan mata uang lokal melalui skema Local Currency Transaction (LCT).

Kerja sama bilateral yang bertujuan untuk memitigasi risiko volatilitas nilai tukar ini telah terjalin solid dengan berbagai negara mitra dagang utama, meliputi Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Miliarder Crypto Mike Novogratz memperkirakan Bitcoin akan Tembus $100.000
BRI Cabang Jember Sapa Nabasah saat Rayakan Hari Pelanggan Nasional
Sidak Pasar Tanjung-Ritel Modern, Satgas Pangan Jember Pastikan Harga Beras Tak Lampaui HET
Kepala OJK Jember Minta Korban Penipuan Segera Lapor ke IASC Kurang Dari 24 Jam
Jember Jadi Kabupaten dengan Permintaan SLIK OJK Terbanyak hingga Agustus 2026
Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah
Keluhan Pedagang Pasar Tanjung Jember soal Pembiaran Penataan Lapak Dagang
Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?

Baca Lainnya

Tuesday, 6 October 2026 - 10:38 WIB

Miliarder Crypto Mike Novogratz memperkirakan Bitcoin akan Tembus $100.000

Tuesday, 29 September 2026 - 12:45 WIB

BRI Cabang Jember Sapa Nabasah saat Rayakan Hari Pelanggan Nasional

Monday, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Sidak Pasar Tanjung-Ritel Modern, Satgas Pangan Jember Pastikan Harga Beras Tak Lampaui HET

Wednesday, 23 September 2026 - 19:32 WIB

Kepala OJK Jember Minta Korban Penipuan Segera Lapor ke IASC Kurang Dari 24 Jam

Wednesday, 23 September 2026 - 15:10 WIB

Jember Jadi Kabupaten dengan Permintaan SLIK OJK Terbanyak hingga Agustus 2026

TERBARU

Gambar Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri

Saturday, 10 Oct 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading