FRENSIA.ID– Kemunculan seekor hewan yang diduga anak buaya di saluran irigasi persawahan Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, membuat warga geger. Satwa sepanjang sekitar 40 sentimeter itu ditemukan seorang petani saat mengairi sawahnya, Jumat (24/07/26) sekitar pukul 15.00 WIB.
Penemuan bermula ketika petani melihat seekor hewan yang bentuknya menyerupai anak buaya berada di aliran irigasi. Khawatir membahayakan, warga kemudian menggunakan sebatang kayu untuk menjepit tubuh hewan tersebut. Setelah berhasil diamankan, bagian mulut hewan itu diikat agar tidak menggigit sebelum akhirnya dibawa pulang.
Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan mengatakan, penemuan satwa yang diduga anak buaya tersebut merupakan kejadian pertama di wilayah hukum Polsek Glenmore. Karena belum pernah menerima laporan serupa, pihaknya memilih mengamankan satwa tersebut sambil berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Ini merupakan penemuan pertama di wilayah hukum Polsek Glenmore. Kami belum pernah menerima laporan seperti ini sebelumnya, sehingga langkah awal yang kami lakukan adalah mengamankan satwa tersebut agar tidak membahayakan masyarakat maupun satwanya sendiri,” kata AKP Budi Hermawan, Sabtu (25/07/26).
Menurut Budi, pada malam harinya warga kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Karangharjo, Aiptu Ngadiyanto, untuk melaporkan penemuan tersebut. Setelah menerima laporan, Bhabinkamtibmas langsung mendatangi rumah warga dan membawa satwa itu ke Mapolsek Glenmore.
“Begitu menerima informasi dari warga melalui Bhabinkamtibmas, kami langsung mengamankan satwa tersebut di Polsek. Tujuannya agar tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat sekaligus menjaga kelangsungan hidup hewan itu,” ujarnya.
Budi mengakui pihaknya sempat mengalami kendala karena belum pernah menangani penemuan satwa liar seperti itu. Polisi pun berkoordinasi untuk memastikan instansi yang berwenang menerima dan menangani satwa tersebut.
“Karena kasus seperti ini baru pertama kali kami tangani, kami sempat kesulitan menentukan harus diserahkan ke instansi mana. Akhirnya kami berkoordinasi dengan pihak terkait di Banyuwangi agar penanganannya sesuai prosedur,” ungkapnya.
Saat ini, satwa yang diduga anak buaya tersebut telah dikirim ke Banyuwangi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari instansi yang berwenang.
“Yang terpenting bagi kami adalah keselamatan masyarakat tetap terjaga dan satwa ini juga tetap hidup serta mendapatkan penanganan yang tepat. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan satwa liar dan tidak mengambil tindakan yang berisiko,” pungkas AKP Budi Hermawan. (Qhobid Z)






