Kutip Kitab Klasik, Prof. Dr. Phil. Sahiron Bakar Semangat 2.235 Mahasiswa Baru Di PBAK UIN KHAS Jember

Monday, 31 August 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Kutip Kitab Klasik, Plt. Rektor Bakar Semangat 2.235 Mahasiswa Baru Di PBAK UIN KHAS Jember (Sumber: Istimewa)

Gambar Kutip Kitab Klasik, Plt. Rektor Bakar Semangat 2.235 Mahasiswa Baru Di PBAK UIN KHAS Jember (Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Suasana penuh semangat mewarnai Lapangan Imam Nahrawi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Senin (31/8/2026). Sebanyak 2.235 mahasiswa baru yang berhasil menyingkirkan lebih dari 5.000 pendaftar lainnya resmi memulai langkah awal mereka di dunia kampus melalui ajang Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Plt. Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menyebut ribuan wajah baru tersebut sebagai “generasi muda pilihan”. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menembus persaingan ketat dari total 8.000 lebih pendaftar adalah sebuah privilese yang menuntut tanggung jawab besar.

“2.235 mahasiswa ini merupakan generasi muda pilihan. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Adik-adik nanti harus berkuliah dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk membangun diri, bangsa, dan negara,” ujar Prof. Sahiron di hadapan lautan mahasiswa baru.

Untuk membakar motivasi para akademisi muda ini, ada yang menarik dalam orasi Prof. Sahiron. Ia mengajak mahasiswa menyelami kebijaksanaan klasik dari kitab Ta’limul Muta’allim dengan melantunkan nazam legendaris, “Alala tanalul ilma illa bisittatin”. Nazam ini merangkum enam kunci utama yang mutlak dimiliki para pencari ilmu.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Kirim Surat Keberatan dan Dugaan Kecurangan Panitia PORSI JAWARA II 2026

Keenam kunci kesuksesan tersebut meliputi:

  • Zaka’in: Kecerdasan dan kemampuan analisis yang tajam.
  • Hirsin: Semangat pantang menyerah dalam menggali ilmu.
  • Istibarin: Kesabaran ekstra menghadapi berbagai rintangan belajar.
  • Bulghatin: Pemanfaatan sarana dan prasarana yang mendukung.
  • Irsyadi ustadin: Kepatuhan pada arahan dan bimbingan dosen.
  • Waktu yang memadai: Proses pendidikan yang dijalani dengan konsisten.

“Adik-adik harus bersemangat sejak semester pertama. Tidak boleh menunggu-nunggu. Mulai masuk kuliah nanti, terus belajar dengan giat. Pokoknya di jenjang S1 ini harus rajin dan pasang target lulus tepat waktu empat tahun,” tegasnya, mengingatkan pentingnya manajemen waktu sebelum melangkah ke dunia kerja atau studi lanjut.

Lebih jauh, Prof. Sahiron mengaitkan perjuangan mahasiswa di bangku kuliah dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Di era keemasan tersebut, Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki fondasi moral yang tangguh.

Baca Juga :  Dua Pria Diduga Curi Cabai di Sawah Banyuwangi, Tepergok Petani

“Ada dua pilar utama: menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta menjadi bangsa beragama yang berakhlakul karimah agar membawa maslahat. Di fakultas atau prodi apa pun kalian berada, yang terpenting adalah berhasil menguasai ilmu sekaligus membentuk karakter yang baik,” pesannya.

PBAK UIN KHAS Jember tahun ini didesain tak sekadar sebagai formalitas pengenalan kampus. Acara pembukaan ditandai secara simbolis dengan pemakaian jas almamater kebanggaan dan topi kepada perwakilan mahasiswa baru oleh jajaran pimpinan universitas. Rangkaian kegiatan yang edukatif, mulai dari pembacaan ikrar setia pada Pancasila hingga deklarasi calon mahasiswa, disiapkan untuk menggembleng nalar kritis ribuan agen perubahan ini hingga sore hari.

Melalui PBAK ini, UIN KHAS Jember berharap para mahasiswa baru mendapatkan kawah candradimuka yang positif—sebuah fondasi kuat sebelum mereka benar-benar menyelami samudra akademik yang sesungguhnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Batikmatika Hadirkan Nusantara Series: Perpaduan Motif Matematika dengan Kekayaan Alam Indonesia di Hari Batik Nasional
Bayi Laki-laki Terbungkus Handuk Ditemukan di Depan Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi
UIN KHAS Jember Terima Kunjungan UniMAP, Jalin Kerja Sama Pengembangan Akademik dan Jejaring Internasional
Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama
Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi
Satgas MBG Jember Sidak SPPG Jatiagung Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan
Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Arahkan Mahasiswa Manfaatkan Media Sosial untuk Berkarya
Prof Busriyanti Usul Ada Percepatan Karier Guru Besar Perempuan di UIN KHAS Jember

Baca Lainnya

Saturday, 3 October 2026 - 15:04 WIB

Bayi Laki-laki Terbungkus Handuk Ditemukan di Depan Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi

Thursday, 1 October 2026 - 23:18 WIB

UIN KHAS Jember Terima Kunjungan UniMAP, Jalin Kerja Sama Pengembangan Akademik dan Jejaring Internasional

Sunday, 27 September 2026 - 12:20 WIB

Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama

Friday, 25 September 2026 - 14:12 WIB

Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

Thursday, 24 September 2026 - 15:32 WIB

Satgas MBG Jember Sidak SPPG Jatiagung Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan

TERBARU

Gambar Evaluasi! Anggota DPRD Banyuwangi Jalani Tes Urine Serentak (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Evaluasi! Anggota DPRD Banyuwangi Jalani Tes Urine Serentak

Monday, 5 Oct 2026 - 16:27 WIB

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat sambutan di acara pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Kabupaten Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Hadiri Pelantikan Pengurus PAC HKTI se-Jember

Saturday, 3 Oct 2026 - 23:27 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading