Frensia.Id- Pelari trail Indonesia asal Kecamatan Mayang, Jember, Akhmad Nizar Bahelwan, mengukir prestasi gemilang di tingkat internasional.
Nizar berhasil mencatatkan namanya sebagai pelari Indonesia tercepat kedua sepanjang masa dalam ajang bergengsi Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 kategori CCC dengan jarak 101 kilometer.
Ajang lari trail internasional yang melintasi kawasan Pegunungan Alpen ini menempuh rute ekstrem di tiga negara.
Para peserta memulai perlombaan dari Italia, kemudian melintasi Swiss, hingga akhirnya menyentuh garis finis di Prancis.
Camat Mayang, Muhammad Najmul Huda, membenarkan prestasi membanggakan yang diraih oleh warganya tersebut. Huda menceritakan, Nizar memang orang Mayang, sempat tinggal di Kalimantan setelah menikah, namun saat ini telah kembali dan berdomisili di Mayang, Jember.
“Benar (warga Mayang). Sempat ke Kalimantan, menikah dan tinggal di sana. Tapi sekarang sudah kembali ke Mayang,” kata Camat Mayang Huda saat dikonfirmasi, Sabtu (12/9/2026).
Huda menambahkan, ajang UTMB 2026 di Pegunungan Alpen ini merupakan kompetisi luar negeri yang ia ikuti. Sementara sederet ajang kompetisi lainnya didominasi oleh kejuaraan di dalam negeri.
“Kepulangan Nizar usai berlaga berlangsung tenang tanpa penyambutan berlebih karena sang pelari langsung kembali menjalani aktivitas latihan bulutangkis dan lari sehari-hari,” ujarnya.
“Sekali yang keluar negeri, lainnya dia ikut event-event dalam negeri. Kemarin ndak ada (penyambutan khusus), orangnya baru pulang latihan,” paparnya.
Sebagai informasi, sebelum menaklukkan rute ekstrem Pegunungan Alpen, rekam jejak Nizar di dunia lari trail memang sudah teruji sejak tahun 2024.
Pada tahun tersebut, Nizar sukses menaiki berbagai podium kejuaraan nasional, di antaranya meraih juara pertama pada ajang Bali Trail Running Ultra 55k, Bromo Tengger Trail Run 21k, dan Siksorogo Lawu Ultra 7k. Ia juga berhasil menyabet posisi runner-up pada Bromo Desert Race 50k serta Siksorogo Lawu Ultra 80k, di samping mengamankan posisi ketiga dalam ajang Merbabu Skyrace 50k, Dieng Caldera Race 75k, Mantra116 68k, Bali Ultra Trail 52k, hingga Bontang International Ultra Trail 60k, serta menempati peringkat keempat pada Eksibisi PON XXI Lari Trail 83k.
Konsistensi prestasi Nizar berlanjut hingga sepanjang tahun 2025.
Dia terus menangguk gelar juara, termasuk menyabet podium pertama di GBLK Trail 42k dan Ijen Green Trail 50k. Tak hanya itu, Nizar juga meraih posisi kedua di Ijen Green Trail 7k, serta memborong peringkat ketiga di berbagai ajang besar seperti CTC Night Trail Ultra 50k, Bali Trail Running Ultra 100k, Mantra116 38k, Dieng Trail Run 12k, Melarikan Diri 7.2k, Trail Of The King by UTMB 100k, hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Lari Trail 100k, di samping meraih posisi keempat pada Tahura Trail Running Race 42k.
Performa impresif Nizar makin tak terbendung memasuki tahun 2026. Sebelum mencatatkan rekor fantastis di ajang internasional UTMB 2026 di Alpen, Nizar terlebih dahulu membuka tahun dengan meraih gelar juara pertama di Jatim Ultra 100k dan menempati posisi ketiga di CTC Night Trail Ultra 80k.
Puncaknya, capaian sebagai pelari Indonesia tercepat kedua sepanjang masa di UTMB 2026 kategori CCC (101 km) kian mempertegas posisinya sebagai pelari ultra-trail papan atas yang berhasil mengharumkan nama Jember dan Indonesia di kancah dunia.






