GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

Tuesday, 15 September 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi Gerakan Mahasiswa Nasional  Indonesia (GMNI) bersama pedagang saat bertemu pihak Pemkab Jember saat demonstrasi. (Foto: David).

Massa aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) bersama pedagang saat bertemu pihak Pemkab Jember saat demonstrasi. (Foto: David).

Frensia.id Massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jember bersama perwakilan pedagang menggelar aksi demonstrasi menuntut perbaikan tata kelola Pasar Tanjung, di depan Kantor Bupati, pada Selasa (15/9/2026), siang hari.

Kondisi Pasar Tanjung dinilai tidak transparan, dan mengabaikan prinsip keadilan bagi para pedagang.

Massa aksi merasa kecewa atas tidak adanya penataan lapak secara jelas, sehingga mengakibatkan ketimpangan antara pedagang yang berada di lantai bawah dan lantai atas.

Selain itu, banyaknya pedagang ilegal yang memicu kerugian bagi pedagang resmi di Pasar Tanjung.

Wakil Ketua Bidang Politik GMNI Jember, Muhammad Faizin, menyampaikan bahwa dalam menata tata kelola Pasar Tanjung membutuhkan komitmen nyata dan serius dari pemerintah daerah.

“Kami menuntut ketegasan Pemkab Jember untuk membenahi tata kelola pasar yang berkeadilan. Jangan sampai ada pembiaran dan tebang pilih aturan yang berujung pada kerugian pedagang kecil,” kata Faizin.

Menurutnya, dengan carut-marutnya pengelolaan Pasar Tanjung, telah berdampak pada penurunan pendapatan para pedagang, khususnya yang berada di lantai dua.

Baca Juga :  PERADI Desak Polri Usut Tuntas Kematian Pedagang Cermin di Pejompongan: “Bukan Semata-mata Musibah”

Pihaknya mendesak agar Pemkab Jember, dapat segera mengambil langkah konkret untuk menertibkan penempatan lapak dan menjamin kejelasan nasib seluruh pedagang Pasar Tanjung.

Sementara itu, massa aksi ditemui oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Jember, Sartini, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Ratno Cahyadi Sembodo.

Ratno mengatakan bahwa pemerintah daerah akan berupaya mencari jalan keluar dalam memperbaiki tata kelola Pasar Tanjung.

Menurutnya, Pemkab Jember melalui Dinas Koperasi kini sedang melakukan proses skema relokasi pedagang lantai bawah menuju lantai dua.

“Dinas Koperasi sedang melakukan dialog agar pedagang yang di lantai bawah bisa pindah di tempat secara gratis yang kita sediakan di lantai dua Pasar Tanjung, kurang lebih untuk 69 pedagang. Mari kita dukung bersama-sama program untuk menata Pasar Tanjung ini,” kata dia.

Dia menegaskan bahwa dalam penanganan tata kelola pedagang pasar tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.

“Ini masalah sosial yang tidak bisa dihitung secara matematis. Penyelesaiannya adalah melalui ruang dialog yang transparan dan akuntabel dengan melibatkan seluruh unsur. Kalau kemudian bicara langsung penertiban tanpa solusi, pasti akan berbenturan karena sama-sama mencari makan,” tuturnya.

Baca Juga :  Pria di Sukorambi Jember Ditemukan Tewas oleh Anaknya Sendiri saat Tergantung di Kamar

Ratno juga menjelaskan bahwa Pemkab Jember dalam jangka menengah tengah merencanakan perbaikan carut-marutnya tata kelola Pasar Tanjung.

Kata dia, penyusunan Detail Engineering Design (DED) penataan pasar diproyeksikan tuntas pada akhir tahun anggaran 2026.

“Jangka pendeknya kita siapkan tempat gratis di lantai dua. Jangka menengahnya, akhir tahun ini DED sudah selesai, dan tahun depan insyaallah langsung dibangun renovasi Pasar Tanjung secara total,” ucapnya.

Lebih lanjut, saat massa aksi meminta penandatanganan pakta integritas terkait perbaikan komitmen perbaikan tersebut, Ratno mengaku tidak  berani menandatangani karena dirinya hanya diutus untuk menerima aspirasi.

“Saya mohon maaf tidak bisa tanda tangan di sini karena tugas kami adalah untuk menerima panjenengan, bukan untuk menandatangani pakta integritas yang atas nama bupati,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember
LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember
Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara
Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe
Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026
Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg
Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi
Realisasi BBM di Jember Tembus 45%, Hiswana Migas Duga Ada Penimbunan

Baca Lainnya

Tuesday, 15 September 2026 - 23:27 WIB

GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

Tuesday, 15 September 2026 - 20:30 WIB

LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember

Tuesday, 15 September 2026 - 15:44 WIB

LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember

Saturday, 12 September 2026 - 19:09 WIB

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Saturday, 12 September 2026 - 17:44 WIB

Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading