Frensia.Id – Unggahan video pernyataan seorang warga asal Kecamatan Sumberbaru, Jember, bernama Abdullah Arosy alias Kiai Dullah, mendadak viral di media sosial.
Dalam video tersebut, dia mengaku pernah bertemu dengan Zat Allah hingga Nabi Muhammad SAW, yang memicu reaksi keras dan penolakan dari masyarakat setempat.
Kasus tersebut kini telah berujung pada pelaporan resmi ke pihak kepolisian setelah upaya mediasi di tingkat lokal tidak membuahkan hasil.
Kanit Reskrim Polsek Sumberbaru, Aiptu Yudi Susanto menjelaskan bahwa kegaduhan berawal dari unggahan video pengakuan spiritual Abdullah Arosy di platform TikTok. Pernyataan tersebut dinilai warga berpotensi menyesatkan.
“Dia mengaku telah bertemu Zat Allah dan bertemu Nabi Muhammad. Setelah itu diunggah ke TikTok. Nah, pada saat diunggah di TikTok itu, banyak tanggapan dari warga dan mereka tidak menerima karena dianggap penjelasan Kiai Dullah itu sesat,” katanya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, pada Senin (21/9/2026).
Merespons keresahan warga, pihak kepolisian sempat memfasilitasi proses mediasi di Polsek.
Dalam mediasi tersebut, warga meminta agar video yang bersangkutan dihapus serta meminta yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
“Ketika dilakukan mediasi di Polsek, permintaan warga itu supaya video yang di TikTok dihapus dan melakukan klarifikasi minta maaf. Namun yang bersangkutan tidak mau menghapus dan minta maaf,” jelasnya.
Karena tidak tercapai kesepakatan dan yang bersangkutan menolak tuntutan warga. Para tokoh masyarakat akhirnya memutuskan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.
“Sehingga terjadilah pelaporan di Polres Jember,” pungkasnya.
Sebagai informasi, laporan tersebut dilakukan oleh warga dan tokoh masyarakat Desa Sumberweling, Kecamatan Sumberbaru, Jember. Mereka melaporkan ke Mapolres Jember pada Jum’at (18/9), setelah upaya mediasi di Polsek Sumberbaru tidak membuahkan hasil klarifikasi atau permintaan maaf dari kiai Dullah.






