Prof Busriyanti Usul Ada Percepatan Karier Guru Besar Perempuan di UIN KHAS Jember

Wednesday, 23 September 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, sekaligus Guru Besar dalam Bidang Ilmu Hukum Keluarga Islam UIN KHAS Jember, Prof Busriyanti. (Foto: Humas UIN KHAS Jember).

Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, sekaligus Guru Besar dalam Bidang Ilmu Hukum Keluarga Islam UIN KHAS Jember, Prof Busriyanti. (Foto: Humas UIN KHAS Jember).

Frensia.id – Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Prof Busriyanti mengusulkan ada percepatan karier menjadi guru besar bagi dosen perempuan di lingkungan UIN KHAS Jember.

Usulan tersebut, dia sampaikan saat setelah dirinya dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Hukum Keluarga Islam UIN KHAS Jember, pada Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, UIN KHAS Jember perlu membangun kebijakan pengembangan karier akademik perempuan yang terencana, berkelanjutan, dan responsif terhadap pengalaman khas dosen perempuan.

“Dosen perempuan sesungguhnya memiliki potensi akademik yang besar, tetapi mereka sering menghadapi beban ganda antara tanggung jawab profesional dan tanggung jawab keluarga,” kata dia, pada Rabu (23/9/2026).

Baca Juga :  Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Kata dia, kondisi tersebut memerlukan dukungan kelembagaan yang konkret, bukan hanya dorongan secara personal.

“Kampus dapat membentuk program percepatan guru besar melalui pendampingan publikasi, klinik artikel jurnal internasional, penguatan jejaring riset, bantuan penerjemahan dan penyuntingan akademik, dukungan pembiayaan penelitian, serta pendampingan administratif pengusulan jabatan fungsional,” tuturnya.

Oleh karena itu, menurutnya, UIN KHAS Jember perlu mengadakan program mentoring yang mempertemukan profesor dengan dosen perempuan pada setiap fakultas, agar proses menuju Guru Besar memiliki arah, target, dan evaluasi yang jelas.

Baca Juga :  Maba FTIK UIN KHAS Gelar Aksi Penyaluran Air Bersih di Kaliwining-Rambipuji Jember

“Kebijakan kampus perlu memberikan ruang kerja yang ramah keluarga, dan mempertimbangkan beban pengasuhan tanpa mengurangi standar mutu akademik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Prof Busriyanti menegaskan bahwa dukungan tersebut bukanlah bentuk perlakuan istimewa, melainkan upaya menciptakan kesempatan yang adil, agar dosen perempuan dapat mengembangkan kapasitas akademiknya secara optimal.

“Kehadiran lebih banyak profesor perempuan akan memperkaya perspektif keilmuan, memperkuat kepemimpinan akademik, dan menghadirkan teladan bagi mahasiswi bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai jenjang akademik tertinggi,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

SEMA-DEMA UIN KHAS Jember Sampaikan Penolakan soal Pemaparan Visi-Misi Calon Rektor di Lumajang
Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba
Demi Mutu Lulusan! Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Gandeng Kanwil Kemenhaj Jawa Timur
UIN KHAS Jember Wisuda 300 Lulusan, Wisudawan Didorong Kuasai Bahasa Asing
Dikejar ke Bali, Dua Terduga Curanmor di Wisata Kalongan Banyuwangi Diringkus Tim Jatanras
Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi
Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos
Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri

Baca Lainnya

Friday, 16 October 2026 - 19:09 WIB

SEMA-DEMA UIN KHAS Jember Sampaikan Penolakan soal Pemaparan Visi-Misi Calon Rektor di Lumajang

Wednesday, 14 October 2026 - 22:35 WIB

Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba

Wednesday, 14 October 2026 - 22:30 WIB

Demi Mutu Lulusan! Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Gandeng Kanwil Kemenhaj Jawa Timur

Wednesday, 14 October 2026 - 19:36 WIB

UIN KHAS Jember Wisuda 300 Lulusan, Wisudawan Didorong Kuasai Bahasa Asing

Sunday, 11 October 2026 - 19:55 WIB

Dikejar ke Bali, Dua Terduga Curanmor di Wisata Kalongan Banyuwangi Diringkus Tim Jatanras

TERBARU

(Tengah memakai peci hitam) Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat setelah menggelar acara Bakti Sosial Kesehatan di RSD dr. Soebandi Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg

Saturday, 17 Oct 2026 - 23:50 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading