Haedar Nasir Mempertanyakan Kader dan Pengurus, Dimana Komitmen KeMuhammadiyaannya?

Wednesday, 13 March 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sumber Akun X @HaedarNs

Ilustrasi Sumber Akun X @HaedarNs

Frensia.id- Ketua Umam PP Muhammadiyah, Haedar Nasir, mempertanyakan komitmen KeMuhammadiyaan Kader dan Pengurus. Tampak, hal tersebut sebagai respon ramainya pembahasan Warganet tentang organisasinya jagat media X.

Haedar Nasir akhirnya juga angkat suara pada masalah pro kontra tanggapan masyarakat pada Muhammadiyah. 

Pada intinya, ia meminta agar kritik juga dilihat secara kritis. Demikian cara berkomitmen dan berkesadaran KeMuhammadiyaan.

Baginya, setiap orang boleh memberikan kritik pada ormas atau organisasi lain.

Baca Juga :  Gus Yahya Berharap Muktamar ke-36 NU Kembali Dibuka Presiden Prabowo

Jika kritiknya baik atau objektif, dapat menjadi gizi bagi organisasi. Hal demikian dianggapnya dapat mengantarkan Muhammadiyah pada pencapaian kemajuan.

Untuk itu, ia meminta kader dan pengurus Muhammadiyah lebih kritis menanggapi wacana yang beredar.

Jangan asal posting serta dengan mudah menyetujui dan menyebarluaskan kritik iti tanpa tanpa sikap kritis dan pembelaan“, tuturnya dalam postingan Akun resmi @muhammadiyah.

Baca Juga :  Resmikan Kantor Baru Jember, PSI Bagikan Sembako ke 100 Ojol

Menurutnya, tak semua kritik baik. Kadang mengandung unsur kepentingan dan provokasi. Akibatnya, jauh dari standar objektivitas.

Sarannya, Parda kader perlu memperjuangkan Muhammadiyah dengan cara-cara yang baik. Mememerlukan ketulusan, nalar cendekia, dan tidak dipengaruhi kepentingan pokitik.

Diakhir poster yang diposting, ia mempertanyakan, “Dimana kader kemuhammadiannya?”.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU
Tag :

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

Friday, 11 September 2026 - 20:44 WIB

Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja

TERBARU

Plt. Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, saat mengukuhkan 4 guru besar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT). (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Thursday, 17 Sep 2026 - 19:23 WIB

ilustrasi kenaikan indeks dollar (sumber: Pixabay)

Economia

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Thursday, 17 Sep 2026 - 12:01 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading