Berbeda Tanggapan Soal Hasil Pemilu 2024; Surya Paloh Menerima Keputusan KPU, Sementara Anies Akan Menggugat ke Mahkamah Konstitusi

Thursday, 21 March 2024 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar sumber Ig Surya Paloh dan Anies Baswedan edit by elriyadh

Ilustrasi gambar sumber Ig Surya Paloh dan Anies Baswedan edit by elriyadh

Frensia.id – Hasil Pemilu 2024 sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum pada Rabu 20 Maret 2024. Keputusan hasil pemilu yang dibacakan KPU menuai perbedaan tanggapan antara Surya Paloh dan Anies Baswedan.

Perbedaan pendapat mengenai hasil pemilu 2024 terjadi di internal kolaisi perubahan, antara ketua partai Nasdem dan Calon Presiden yakni Anies. Hal ini sebagaimana perbedaan keduanya saat menanggapi hasil pemilu di depan media.

Ketidak samaan antara surya paloh sebagai ketua partai pengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) dan penyampaian pasangan calon yang diwaliki Anies membuat publik bertanya-tanya. Ada apa dengan Surya Paloh.

Seharusnya sebagai ketua partai Nasdem, Surya Paloh berusaha memperjelas hasil pemilu 2024, karena pasangan yang iusung partainya kalah. Namun yang terjadi sebaliknya, Surya Paloh malah menerima dengan lapang dada keputusan pemilu yang diumumkan KPU.

Baca Juga :  Penerbangan Jember-Denpasar yang Digagas Gus Fawait Resmi Beroperasi

Surya paloh menyampikan saat konferensi pers bahwa suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kita harus menerimanya. Sebagai ketua Partai Nasdem Ia menyampaikan sikap partainya menerima hasil pemilu 2024. Selain itu, Surya paloh juga mengucapkan selamat terhadap pemenang pilpres.

Partai Nasdem menyatakan menerima hasil pemilu 2024 yang telah dlaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Partai Nasdem juga mengucapkan selamat kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai pemenang pilpres 2024.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Sebut Inseminasi Buatan yang Masif Kunci Swasembada Daging

Sementara Anies menyampaikan bahwa pasangan AMIN akan tetap memilih berada pada jalan dan jalur konstitusi. Ia juga memohon pertolongan Allah SWT. Dalam penyampaiannya semoga Allah bukakan, dan meneguhkan hati para hakim konstitusi, agar para hakim bisa imparsial dan memiliki keberanian mengambl keputusan yang adil dan benar.

Saat berda di maskas Timnas AMIIN, Anies menyampaikan bahwa tim hukum nasional yang dipimpin oleh Ari Yusuf Amir akan membawa semua dokumen dokumen terkait dengan proses hukum yang akan berlangsung. Sebelum berangkat ke Mahkamah Konstitusi, tim hukum nasional melakukan persiapan dan berkumpul untuk melaksanakan pertemuan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Akhirnya, Gus Yahya dan Rois Am Islah! Titik Damai Konflik NU
Gus Fawait Genjot Sektor Pertanian Jember, Anggaran 2025 Pecahkan Rekor 4 Dekade!
Bupati Fawait Turun Langsung Tinjau Lokasi Perumahan Terendam Banjir
Gus Fawait Minta Organisasi Mitra Pemerintah Tak Hanya Gelar Acara Seremoni
Temui Guru Ngaji, Gus Fawait Pastikan Insentif Guru Ngaji Berjalan Lancar
Pemkab Jember Siapkan Layanan Homecare untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan Para Lansia dan Penyandang Disabilitas
Gus Fawait akan Naikkan Anggaran UHC untuk Perangi AKI-AKB dan Stunting
Pemkab Jember Salurkan Becak Listrik untuk Pengayuh Lansia

Baca Lainnya

Thursday, 25 December 2025 - 21:05 WIB

Akhirnya, Gus Yahya dan Rois Am Islah! Titik Damai Konflik NU

Monday, 22 December 2025 - 18:15 WIB

Gus Fawait Genjot Sektor Pertanian Jember, Anggaran 2025 Pecahkan Rekor 4 Dekade!

Tuesday, 16 December 2025 - 02:32 WIB

Bupati Fawait Turun Langsung Tinjau Lokasi Perumahan Terendam Banjir

Tuesday, 16 December 2025 - 00:43 WIB

Gus Fawait Minta Organisasi Mitra Pemerintah Tak Hanya Gelar Acara Seremoni

Sunday, 14 December 2025 - 15:36 WIB

Temui Guru Ngaji, Gus Fawait Pastikan Insentif Guru Ngaji Berjalan Lancar

TERBARU

Gambar Mitologi Larangan Politik Dalam Pendidikan (Frensia Grafis)

Opinia

Mitologi Larangan Politik Dalam Pendidikan

Monday, 5 Jan 2026 - 04:30 WIB