Fakta KIP Kuliah: Lihat Peluang Diterimanya Sebagai Penerimanya Disini

Sunday, 25 February 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi KIP Kuliah Merdeka dari Laman Resmi Puslapdik

Ilustrasi KIP Kuliah Merdeka dari Laman Resmi Puslapdik

Frensia.id – Sejak diluncurkan pada tahun 2020, KIP Kuliah merupakan kelanjutan dari program beasiswa kuliah, Bidik Misi yang telah berlangsung sejak tahun 2010.

KIP Kuliah mengalami penyempurnaan pada Tahun 2021 melalui KIP Kuliah Merdeka, dengan tujuan untuk memperluas akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi secara lebih merata dan berkualitas bagi masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.

Tahun 2024 KIP Kuliah Merdeka merupakan salah satu pendanaan wajib Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang perencanaan, pengelolaan, dan penyealurannya dilaksanakan oleh Pusar Layanan Pembiayaan Pendidik (Puslapdik).

Puslapdik pada Tahun 2023 telah melakukan pengolahan data terkait KIP Kuliah, dengan hasil fakta-fakta yang dapat dijadikan oleh calon mahasiswa atau yang akan mendaftar KIP Kuliah untuk melihat peluang dapat diterima atau tidaknya sebagai peserta KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024.

Kemendikbudristek telah memberikan KIP Kuliah Merdeka kepada sekitar 700 lebih mahasiswa, dan akan ada penambahan 200 ribu mahasiswa baru pada tahun 2024, dengan total target 985.577 penerima.

Baca Juga :  Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Luluskan 86 Mahasiswa pada Yudisium ke-XXXI Juli 2026

Lantas, untuk melihat peluang mahasiswa baru untuk menjadi calon penerima yang akan mendapat KIP Kuliah, berikut fakta yang telah dilansir Puslapdik melalui situs resminya.

  1. Berdasarkan Jenis Kelamin
    Puslapdik mengemukakan bahwa dari sebanyak 161.953 mahasiswa baru penerima KIP Kuliah sebanyak 66 persen atau 106.293 merupakan perempuan. Sementara sisanya 55.660 atau 34 persen berjenis kelamin laki-laki.
  2. Berdasarkan Jenis Perguruan Tinggi
    Penerima KIP Kuliah pada tahun 2023 sebanyak 90.804 (56 persen) merupakan mahasiswa yang kuliah di 1.941 Perguruan Tinggi Swasta, sedangkan 71.149 atau sebanyak 44 persen mahasiswa yang di 123 perguruan tinggi negeri. Jumlah tersebut total dari 2.064 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang menerima mahasiswa kuliah
  3. Berdasarkan Jenjang Pendidikan
    Mahasiswa yang menempuh pendidikan S1 pada tahun mencapai 82,25% atau sebanyak 133.619, sedang sisanya untuk jenjang D4 10.179 (6,3%), 18.007 (11,1%) mahasiswa jenjang D3, 131 (0,1%) mahasiswa  jenjang D2dan 17 mahasiswa pada jenjang D1.
  4. Berdasarkan Provinsi
    Lima besar provinsi asal mahasiswa penerima KIP Kuliah Merdeka Tahun 2023 adalah Jawa Barat  sebanyak20.774 mahasiswa (12,8%), Jawa Timur 19.127 mahasiswa (11,8%); Jawa Tengah14.540 mahasiswa (9,0%), Sumatera Utara13.647 mahasiswa (8,4%) dan Nanggroe Aceh Darussalam  sebanyak8.450 mahasiswa (5,2%)
  5. Berdasarkan Program Studi (Prodi)
    Program studi terbanyak yang jadi tujuan mahasiswa penerima KIP Kuliah Tahun 2023 adalah prodi pendidikan, yakni sebanyak 33.623 mahasiswa atau 21 persen. Prodi berikutnya adalah prodi teknik sebanyak 33.095 orang atau 20 persen, dan prodi ekonomi sebanyak 30.134 mahasiswa atau 19 persen. Komposisi prodi tujuan mahasiswa penerima KIP Kuliah ini tidak jauh berbeda dengan Tahun 2022.
Baca Juga :  Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Sampaikan Pentingnya Etika saat Yudisium ke XXXI 2026

Kalau kalian termasuk salah satu dalam kategori lima fakta diatas, bersiap-siaplah barangkali kamulah yang akan penerima KIP Kuliah selanjutnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KKN Kolaboratif Desa Sidomulyo-Semboro Jember Dorong Pengelolaan Sampah melalui Pemilahan dan Budidaya Maggot
UIN KHAS Jember Adakan Diklat Kepemimpinan Ormawa, Bekali Mahasiswa Kemampuan Kelola Organisasi
Polije Perkuat Kolaborasi Global Lewat WFK-ICT 2026, Gaet 9 Politeknik se-Indonesia
Amat Serius! Kuatkan Kapasitas Dosen, Fakultas Dakwah UIN KHAS Gelar Short Course PAR Di Kongsi Tengah
Pria Lansia 60 Tahun Meninggal Saat Bantu Nelayan Dorong Perahu di Pantai Kompit Banyuwangi
Pengukuhan Guru Besar Prof Hamdanah Soroti Urgensi Kelembagaan Pendidikan Islam Berkeadilan Gender
Morula IVF Gandeng RSI Fatimah Banyuwangi, Perkuat Layanan Fertilitas
Akademisi Hukum UIN KHAS Sebut Program Homecare Pemkab Jember Mudahkan Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu

Baca Lainnya

Monday, 17 August 2026 - 14:25 WIB

KKN Kolaboratif Desa Sidomulyo-Semboro Jember Dorong Pengelolaan Sampah melalui Pemilahan dan Budidaya Maggot

Saturday, 15 August 2026 - 18:55 WIB

UIN KHAS Jember Adakan Diklat Kepemimpinan Ormawa, Bekali Mahasiswa Kemampuan Kelola Organisasi

Friday, 14 August 2026 - 23:08 WIB

Polije Perkuat Kolaborasi Global Lewat WFK-ICT 2026, Gaet 9 Politeknik se-Indonesia

Friday, 14 August 2026 - 19:38 WIB

Amat Serius! Kuatkan Kapasitas Dosen, Fakultas Dakwah UIN KHAS Gelar Short Course PAR Di Kongsi Tengah

Friday, 14 August 2026 - 18:44 WIB

Pria Lansia 60 Tahun Meninggal Saat Bantu Nelayan Dorong Perahu di Pantai Kompit Banyuwangi

TERBARU

BPBD Jember, saat mendistribusikan air bersih di wilayah yang terdampak kekeringan (Foto: Humas BPBD Jember).

News

BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Wednesday, 19 Aug 2026 - 21:26 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading