Jokowi Kabarkan Cabe Di Sejumlah Pasar Turun, Bagaimana di Jember?

Saturday, 16 March 2024 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Akun X @Jokowi

Sumber Akun X @Jokowi

Frensia.id- Joko Widodo,Presiden RI mengaku turun melihat harga cabe di sejumlah pasar. Ia bersyukur ternyata harganya telah relatif turun.

Jokowi mengaku bersyukur, harga beras dan cabai telah turun dalam beberapa hari terakhir.

Turunnya harga ini juga tampak terjadi di semjumlah pasar di Jember. Crew Frensia.id melakukan pemantauan harga cabe di beberapa pedagang.

Harga Cabe tanggal 13 Maret 2024, masih 60.000/Kg. Kemudian, mengalami penurunan pada tanggal 14 di pagi hari, menjadi 56.000.

Baca Juga :  BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Selanjutnya, kembali mengalami penurunan di sore hari pada tanggal yang sama. Harganya menjadi 42.000.

Jadi hingga saat ini, turunnya berkisar diangka 18.000.

Jokowi sangat berharap kondisi ini menjadi indikasi turunnya harga pangan tetap stabil. Apalagi saat ini sudah akan masuk musim pancaroba.

Umumnya, harga cenderung naik jika masuk pergantian musim.

Turunnya harga tersebut dipantau langsung oleh presiden RI ini. Pada Jumat, 14 Maret 2024, Jokowi mengunjungi Pasar Gelugur di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu. Kedatangannya disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

Kunjungan Jokowi memperlihatkan pemerintah tetap serius mengawasi dan memastikan ketersediaan serta kondisi ekonomi rakyat.

Pemerintah terus memantau dan memastikan ketersediaan, serta kondisi ekonomi rakyat, khususnya terkait stabilitas harga pangan selama bulan Ramadan“, catatnya dalam akun X @jokowi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan
Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar

Baca Lainnya

Saturday, 27 June 2026 - 16:44 WIB

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

TERBARU

Pelaku saat ditangkap basah oleh warga setempat di salah satu masjid di SPBU Kecamatan Sumberbaru, Jember (Foto: Tangkapan layar).

Criminalia

Pria Hendak Curi Kotak Amal di Jember Ditangkap Warga

Sunday, 28 Jun 2026 - 13:30 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading