Juru Bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok, Wo Qian: Kemerdekaan Taiwan Berarti Perang

Sunday, 2 June 2024 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok Wo Qian, sumber media X

Ilustrasi gambar juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok Wo Qian, sumber media X

Frensia.id – Juru bicara Kementerian Pertahanan Tionkok, kolonel senior Wo Qian menyampaikan pidato tentang ihwal kemerdekaan Taiwan yang belakangan menjadi wacana geopolitik dunia.

Seperti yang dikatakan Wo Qian dalam pidatonya, bahwa kemerdekaan Taiwan akan menyebabkan peperangan dan menyebabkan perpecahan.

Wo Qian menyampaikan pidato untuk menjadi juru bicara Kementerian Pertahanan Republik Rakyat China (RRC) pada Konferensi Pers Reguler, 30 Mei 2024.

Menurutnya, dunia sekarang akan mengalami tren yang semakain maju dan bagi siapapun yang mengikuti kemajuan tersebut akan sejahtera. Pun sebaliknya, siapa saja yang menentang tren akan binasa.

“Tren dunia sedang melonjak ke depan, mereka yang mengikuti tren akan sejahtera, sementara mereka yang menentangnya akan binasa,” ucap Kolonel Senior RRC dalam konferensi pers.

Baca Juga :  Gus Bupati Jember Satu Mobil Bareng OPD saat Safari Ramadan di Ledokombo

Wo Qian menjelaskan bahwa reunifikasi nasional RRC merupakan tren sejarah yang sangat luar biasa dan tidak tertahankan.

“Reunifikasi nasional Tiongkok adalah tren sejarah yang luar biasa dan tak tertahankan” jelas juru bicara RRC.

dalam kesempatan tersebut, juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok menyambaikan bahwa kemerdekaan Taiwan akan mengakibatkan perang, menyebabkan perpecahan yang tidak membawa perdamaian.

“Kemerdekaan Taiwan’ berarti perang, dan perpecahan tidak membawa perdamaian” ungkap Wo Qian pada 30/5/2024.

Baca Juga :  Sebut Ada Upaya Framing, Aliansi Kader NasDem Jember Protes Pemberitaan Media

Selain itu, menurutnya Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok telah siap sepenuhnya dan tetap waspada terhadap isu tersebut, hal ini dikarenakan ia memikul misi suci menjaga kedaulatan nasional dan integritas wilayah.

“Memikul misi suci menjaga kedaulatan nasional dan integritas wilayah, Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok sepenuhnya siap dan tetap waspada tinggi” tambahnya.

Selaku kolonel senior, Wo Qian menegaskan bahwa RRC akan mengambil tindakan tegas untuk menghadapi upaya separatis dalam gerakan kemerdekaan Taiwan.

“Kami akan mengambil tindakan tegas untuk menghancurkan upaya separatis kemerdekaan Taiwan dan menggagalkan campur tangan asing”, jelas juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sebut Ada Upaya Framing, Aliansi Kader NasDem Jember Protes Pemberitaan Media
Gus Fawait Targetkan Jember Bebas Kemiskinan Ekstrem di 2029
Terobosan Baru Gus Fawait, Gelar Forum Uji Publik Secara Live
Gus Fawait Sulap Jalan Kartini Jadi Food Street Ikon Baru Jember
Fatmawati Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Jember, Gus Fawait Harap Sinergi Eksekutif-Legislatif Makin Erat
ASN Imigrasi Kini WFH Setiap Jumat, Layanan Paspor Terganggu? Ini Penjelasannya
Bupati Fawait Sebut Penerima Bansos Jember Terendah se-Jatim Bukti Kemiskinan Turun
Gus Fawait Jamin Nasib PPPK Jember Aman hingga 2027

Baca Lainnya

Wednesday, 15 April 2026 - 15:36 WIB

Sebut Ada Upaya Framing, Aliansi Kader NasDem Jember Protes Pemberitaan Media

Tuesday, 14 April 2026 - 18:03 WIB

Gus Fawait Targetkan Jember Bebas Kemiskinan Ekstrem di 2029

Saturday, 11 April 2026 - 16:22 WIB

Terobosan Baru Gus Fawait, Gelar Forum Uji Publik Secara Live

Saturday, 11 April 2026 - 16:17 WIB

Gus Fawait Sulap Jalan Kartini Jadi Food Street Ikon Baru Jember

Friday, 10 April 2026 - 21:22 WIB

Fatmawati Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Jember, Gus Fawait Harap Sinergi Eksekutif-Legislatif Makin Erat

TERBARU

Tangkapan layar dari akun media sosial X Formely Twitter, @ God Be With Us.

Criminalia

Viral di X, Mahasiswa Hukum UNEJ Diduga Lecehkan Perempuan

Friday, 17 Apr 2026 - 19:15 WIB