Klarifikasi Kades Manyar-Lamongan, Kasus Panen dan Jual Padi Tanpa Izin Telah Selesai, Pemilik Dapat Uang Ganti Rugi

Saturday, 21 September 2024 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Klarifikasi Kades Manyar-Lamongan, Kasus Panen dan Jual Padi Tanpa Izin Telah Selesai, Pemiliki Dapat Uang Ganti Rugi (Sumber: Istimewa)

Gambar Klarifikasi Kades Manyar-Lamongan, Kasus Panen dan Jual Padi Tanpa Izin Telah Selesai, Pemiliki Dapat Uang Ganti Rugi (Sumber: Istimewa)

Frensia.id-Klarifikasi Benny Efendi, Kepala Desa Manyar, kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, berbeda dengan informasi sebelumnya yang diterima Frensia.id. Kasus tengkulak yang memanen padi dan menjualnya tanpa izin, menurutnya, lama terjadi dan telah selesai.

Ia menuturkan informasi  yang beredar sebelumnya tidak sempurna dan tak sesuai dengan fakta. Bahkan ia menganggapnya sebagai fitnah.

“Fitnah. Kasus ini sudah di selesai kan pemilik lahan sudah menerima uang pembayaran”, pungkasnya via chat online, 21/09/2024.

Ia menceritakan bahwa kasus tersebut memang benar terjadi di lingkungannya. Hanya saja, telah lama dan bahkan korban yang merasa dirugikan telah berdamai jauh sebelum informasi tersebut beredar di media.

“sudah dimediasi panitia panen. Pemilik lahan sudah menerima pembayaran sesuai timbangan penjualan”, tambahnya.

Proses mediasi dilakukan oleh Kasun dan Panitia Panen. Hasilnya, pihak korban telah menerima ganti rugi dan berdamai.

Baca Juga :  Muncul Titik Api di Jalur Pendakian, Gunung Raung Ditutup

“kalau tidak terima uangnya. boleh ia melaporkan. Terserah, bahkan bisa dilaporkan sebagai pencurian. Namun faktanya, ia telah menerima ganti ruginya”, jelasnya via telepon.

Klarifikasi Benny Efendi ini juga dibenarkan oleh Ibrahim Arif, kepanitiaan Panen Desa Manyar. Sebagaimana Kadesnya, ia juga menolak jika ada anggapan bahwa kasus tersebut masih berlangsung.

“sudah selesai. Setelah mendapat laporan, kami panggil keduanya untuk duduk bareng. Hasilnya, pelaku panen telah membayar seluruh kerugian pihak korban”, pungkas Arif, 21/09/2024.

Sebelum ada sebuah video yang diterima Frensia.id, memperlihatkan bekas tanaman padi yang telah dipanen. Diduga hal ini dilakukan oleh oknum tengkulak yang tak bertanggung jawab.

“Lokasi desa Manyar, Sekaran, Lamongan. Sawah bumi 200, gak ada konfirmasi, ne’ ati dipanen (kalau akan dipanen). Tahu-tahu wes dipanen, wes ditimbang (Tahu-tahu sudah dipanen dan ditimbang)”, ujar perekam video yang diterima Frensia.id, 21/09/2024.

Baca Juga :  Viral di Media Sosial, Seorang Pria di Banyuwangi Bakar Al-Quran

Hal tersebut dilakukan tanpa diketahui pemilik lahan. Para tengkulak tampak berjumlah beberapa orang.

Ada beberapa orang saksi dari masyarakat sekitar lahan. Mereka melihat beberapa pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan sempat beristirahat lama di pinggiran sawah.

“Info keterangan saksi tetangga, jarene sempet istirahet suwi neng kene”, pungkas suara dalam video yang beredar.

Telisik demi telisik, terkonfirmasi pemilik ladang yang dipanen bernama Amiruddin, seorang petani muda pemilik lahan sawah dalam video yang beredar.

Dari kesaksian awal yang diberikan pada Frensia, Amiruddin mengaku dirugikan dan kasus belum selesai.

Namun, ternyata keterangannya dibantah langsung oleh Kades dan Panitia panen desa setempat. Ia dianggap telah berdamai karena telah menerima uang ganti rugi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

BEM POLWANGI Gelar Nobar dan Diskusi Film Dokumenter “Makin Ditekan Makin Melawan”
Polisi Gerebek diduga Tempat Sabung Ayam di Muncar, 31 Motor Diamankan
Anggota DPRD Banyuwangi Diduga Terciduk Nyabu, Begini Penjelasan BK
Hadir Untuk Rakyat! PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Bansos Untuk 2.000 Pekerja Informal
Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal Dalam Sumur di Gambiran Banyuwangi
Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Bobol Toko-Salon di Genteng Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

Baca Lainnya

Thursday, 1 October 2026 - 16:13 WIB

BEM POLWANGI Gelar Nobar dan Diskusi Film Dokumenter “Makin Ditekan Makin Melawan”

Wednesday, 30 September 2026 - 22:27 WIB

Anggota DPRD Banyuwangi Diduga Terciduk Nyabu, Begini Penjelasan BK

Tuesday, 29 September 2026 - 09:42 WIB

Hadir Untuk Rakyat! PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Bansos Untuk 2.000 Pekerja Informal

Monday, 28 September 2026 - 22:19 WIB

Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal Dalam Sumur di Gambiran Banyuwangi

Tuesday, 22 September 2026 - 21:13 WIB

Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading