Oknum Perangkat Desa di Jember Diduga Pungli Pembuatan KK, Warga Sempat Mengamuk

Tuesday, 16 December 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar dari sosial media.

Foto: Tangkapan layar dari sosial media.

Frensia.Id– Sebuah video menjadi viral di media sosial, menampilkan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum perangkat Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Jember, terkait layanan administrasi kependudukan (adminduk) pembuatan Kartu Keluarga (KK). Insiden ini sempat memicu kemarahan warga.

Warga yang terlibat dalam video tersebut diketahui bernama Yani, sementara oknum perangkat desa yang disebut-sebut adalah Mukhlis.

Video yang beredar luas di berbagai platform media sosial, termasuk WhatsApp, menunjukkan Yani meluapkan kekesalannya karena oknum perangkat desa tersebut diduga meminta uang sebesar Rp150.000 kepada anaknya saat mengurus dua KK.

Baca Juga :  Bule Rusia Divonis Bersalah dalam Kasus Penganiayaan di Banyuwangi, Imigrasi Tunggu Rekomendasi APH

“Bukan hanya saya yang diperlakukan seperti itu. Banyak orang yang mengeluh,” ujar Yani dalam video tersebut.

Karena merasa dirugikan, Yani sempat mengancam akan melaporkan dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum tersebut. Ia bahkan menantang agar kejadian ini diviralkan.

“Viralkan, viralkan orang (Dusun) Gumuk Segawe, wilayahnya Bu Kampung (rumahnya) Maryami, biar tahu kamu kalau jahat sama orang,” tuturnya penuh emosi.

Baca Juga :  NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat

Namun, ketika Yani ditemui oleh beberapa awak media di kediamannya, dia menyatakan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan dan tidak ingin memperpanjangnya lagi.

“Itu sudah selesai, dan saya tidak mempermasalahkan,” ungkap Yani, Selasa (16/12/2025).

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Pancakarya, Ahmad Fauzi, saat dihubungi melalui telepon seluler, belum memberikan komentar resmi terkait dugaan pungli yang melibatkan salah satu perangkat desanya.

Ning dalan, mas (Di jalan Mas),” jawab Fauzi singkat melalui pesan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kualifikasi Calon Ketua Umum PBNU Menurut Gus Zainil Ghulam
Bule Rusia Divonis Bersalah dalam Kasus Penganiayaan di Banyuwangi, Imigrasi Tunggu Rekomendasi APH
Muskab VII IPSI Banyuwangi Berlangsung Demokratis, Gus Syifa Terpilih Sebagai Ketua Baru
Rayakan Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Serukan Persatuan dan Politik Kerakyatan
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Bagikan Ribuan Daging Kurban Ke Tukang Becak Hingga UMKM
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Juga Serahkan Hewan Kurban Ke Panti Asuhan Mutiara Insan
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes dan Masjid
NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat

Baca Lainnya

Monday, 8 June 2026 - 21:22 WIB

Kualifikasi Calon Ketua Umum PBNU Menurut Gus Zainil Ghulam

Friday, 5 June 2026 - 12:24 WIB

Bule Rusia Divonis Bersalah dalam Kasus Penganiayaan di Banyuwangi, Imigrasi Tunggu Rekomendasi APH

Monday, 1 June 2026 - 20:25 WIB

Muskab VII IPSI Banyuwangi Berlangsung Demokratis, Gus Syifa Terpilih Sebagai Ketua Baru

Monday, 1 June 2026 - 19:05 WIB

Rayakan Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Serukan Persatuan dan Politik Kerakyatan

Thursday, 28 May 2026 - 21:30 WIB

DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Bagikan Ribuan Daging Kurban Ke Tukang Becak Hingga UMKM

TERBARU

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Thursday, 18 Jun 2026 - 01:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading