Peduli! Didemo Puluhan Mahasiswa, Dekanat FTIK UIN KHAS Siap Tindak Lanjuti

Monday, 2 September 2024 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Peduli! Didemo Puluhan Mahasiswa, Dekanat FTIK UIN KHAS Siap Tindak Lanjuti (Sumber: Istimewa)

Gambar Peduli! Didemo Puluhan Mahasiswa, Dekanat FTIK UIN KHAS Siap Tindak Lanjuti (Sumber: Istimewa)

Frensia.id-Didemo puluhan mahasiswa, Fakultas Universitas Islam Negeri Kiai Haji Shiddiq (UIN KHAS) Jember terkait dengan fasilitas pendidikannya. Merespons hal tersebut para dekanat segera menemui massa aksi dan menyatakan siap menindaklanjutinya.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam perwakilan Republik Mahasiswa (RM) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) melaksanakan orasi damai di depan gedung fakultas mereka pada hari ini. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap sejumlah masalah yang selama ini mereka hadapi, terutama terkait layanan akademik, kondisi sekretariat bersama, dan fasilitas ruang kelas yang dianggap belum memadai.

Sejak sekitar pukul 09.00 pagi, orasi berlangsung dengan tertib, menunjukkan keseriusan mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi mereka secara damai. Mereka berharap agar pihak fakultas mendengarkan keluhan ini dan segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki keadaan.

Menurut para mahasiswa, sejumlah masalah seperti keterlambatan pelayanan akademik, kurangnya fasilitas penunjang belajar, dan kondisi ruang kelas yang tidak memadai telah menghambat proses belajar-mengajar. Mereka merasa bahwa hal ini perlu segera diatasi untuk mendukung kualitas pendidikan di FTIK.

Baca Juga :  Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Luluskan 86 Mahasiswa pada Yudisium ke-XXXI Juli 2026

Masalah tersebut semakin pelik, sebab pihak Kepala Program studi (Kaprodi) jarang menutup diri. Para Kaprodi FTIK dianggap jarang hadir pada kegiatan kemahasiswaan dan berkomunikasi baik dengan RM FTIK.  

Merespons aksi tersebut, dekan beserta jajaran wakil dekan, termasuk Wakil Dekan 2 yang membidangi sarana dan prasarana serta Wakil Dekan 3 yang membawahi bidang kemahasiswaan, turun langsung menemui mahasiswa untuk berdialog.

Dekan menyampaikan apresiasinya atas langkah mahasiswa yang memilih untuk menyuarakan keluhan mereka melalui cara damai dan dialogis. Menurutnya, aspirasi mahasiswa adalah hal yang penting dan menjadi tanggung jawab pihak dekanat untuk merespons dengan serius.

“Berkomitmen untuk terus mendengarkan dan berdialog secara konstruktif dengan RM guna menemukan solusi-solusi terbaik. Yakin bahwa orasi adik-adik mahasiswa ini adalah wujud dari kepeduliannya terhadap isu-isu penting yang berkaitan dengan kehidupan akademik mereka”, ujar Rif’an Khumaidi, 02/08/2024.

Baca Juga :  Maba FTIK UIN KHAS Gelar Aksi Penyaluran Air Bersih di Kaliwining-Rambipuji Jember

Dalam dialog tersebut, pihak dekanat berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dan mengupayakan perbaikan secepat mungkin. Dekan FTIK, Abdul Muis, juga menjelaskan bahwa perbaikan fasilitas dan peningkatan layanan akademik merupakan prioritas fakultas dan akan terus diupayakan agar sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

“Fakultas selalu terbuka untuk diskusi lebih intensif per tri Wulan agar bisa mengurai kebuntuan-kebutuhan komunikasi”, pungkasnya.

Di akhir dialog, mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih mereka atas perhatian dan komitmen dekanat dalam menanggapi masalah yang diangkat. Mereka juga berharap agar janji-janji yang disampaikan segera direalisasikan, sehingga mahasiswa dapat menikmati layanan akademik yang lebih baik dan fasilitas yang mendukung proses belajar mereka.

Orasi damai ini pun ditutup dengan harapan bahwa komunikasi antara mahasiswa dan dekanat akan terus terjalin dengan baik demi kemajuan bersama. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku
Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan
Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September
Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur
8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Maba FTIK UIN KHAS Gelar Aksi Penyaluran Air Bersih di Kaliwining-Rambipuji Jember
Usung Konsep Berbeda, PBAK Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Tanam Pohon dan Sedekah Oksigen
Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Bagikan 3 Kunci Jadi ‘Orang Besar’ di Depan Maba

Baca Lainnya

Wednesday, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 September 2026 - 21:16 WIB

Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan

Wednesday, 2 September 2026 - 11:07 WIB

Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September

Wednesday, 2 September 2026 - 10:50 WIB

Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur

Wednesday, 2 September 2026 - 09:02 WIB

8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

TERBARU

Ahli Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Prof. Zainal Arifin Mochtar. (Foto: Tangkapan Layar YouTube @uchange).

Educatia

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading