Pelepasan Latihan Samudera 2024: Putin Kritik AS dan Tegaskan Kesiapan Militer Rusia

Thursday, 12 September 2024 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Vladimir Putin Presiden Rusia sumber edit by elriyadh

Ilustrasi gambar Vladimir Putin Presiden Rusia sumber edit by elriyadh

Frensia.id – Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam tindakan Amerika Serikat dalam upaya mempertahankan dominasi militer dan politik global selama pelepasan fase aktif latihan komando dan staf strategis Samudera 2024.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Vladimir Putin dalam pelepasan fase aktif latihan komando dan staf strategis Samudera pada tanggal 10 September 2024 di Moskow.

Putin mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ekspansi militer AS, yang menurutnya memanfaatkan Ukraina dan berupaya menimbulkan kekalahan strategis bagi Rusia.

Dalam pidatonya, Presiden Putin menyoroti bagaimana Amerika Serikat dan negara sekutunya menggunakan alasan dugaan ancaman dari Rusia dan kebijakan penahanan terhadap China untuk memperluas kehadiran militernya di sepanjang perbatasan barat Rusia, Kutub Utara, serta di kawasan Asia-Pasifik.

“Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya tidak merahasiakan rencana mereka untuk menyebarkan rudal-rudal jarak menengah dan pendek di daerah-daerah penyebaran terdepan,” ujar Putin pada tanggal 10/09/2024.

Baca Juga :  Tinjau Antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Minta Pertamina Buka Rute Cadangan

Putin menambahkan bahwa AS memandang beberapa pulau di Pasifik Barat dan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik sebagai lokasi kunci untuk penyebaran militer ini.

Menurutnya, latihan militer yang diadakan oleh AS di Asia-Pasifik bertujuan untuk melatih cara transfer dan penyebaran sistem rudal mereka, yang akan mengganggu arsitektur keamanan yang ada dan mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan tersebut.

“Tindakan agresif Amerika Serikat ini bertujuan untuk mencapai keunggulan substansial dalam hal kemampuan militernya dan memprovokasi perlombaan senjata,” kata Putin.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan AS ini mengabaikan kepentingan keamanan sekutu-sekutunya di Eropa dan Asia, yang dapat menimbulkan krisis berbahaya.

Presiden Vladimir Putin menegaskan kesiapan Rusia dalam menghadapi situasi yang berkembang.

“Angkatan Bersenjata kita harus andal mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional Rusia, serta melawan setiap kemungkinan agresi militer, dari mana pun asalnya, termasuk di lautan dan di laut,” tegasnya.

Baca Juga :  Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember

Latihan Samudera 2024, yang dimulai hari ini, dianggap sebagai demonstrasi kesiapan militer Rusia di tengah ketegangan yang meningkat dengan Barat.

Latihan ini melibatkan berbagai komponen militer, termasuk angkatan laut, angkatan udara, dan unit-unit khusus, yang beroperasi dalam skenario yang mensimulasikan pertahanan terhadap agresi militer besar-besaran.

Keputusan Rusia untuk menggelar latihan skala besar ini tidak lepas dari konteks geopolitik saat ini, di mana konflik di Ukraina dan persaingan di Asia-Pasifik terus memanas.

Komentar keras Putin dalam peluncuran latihan ini menandai peningkatan retorika terhadap AS dan sekutu-sekutunya, sekaligus menunjukkan penegasan posisi Rusia di panggung global.

Saat dunia menantikan respons dari Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya, mata internasional terus tertuju pada dinamika kekuatan yang terus berubah dan potensi dampaknya terhadap stabilitas global.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Baca Lainnya

Wednesday, 16 September 2026 - 19:26 WIB

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading