Pernah Diriset, Konsumen Lokalisasi Puger Kulon Yang Sudah Beristri, Patuh Pakai Kondom

Monday, 21 October 2024 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Pernah Diriset, Konsumen Lokalisasi Puger Kulon Yang Sudah Beristri, Patuh Pakai Kondom (Sumber; Canva)

Gambar Pernah Diriset, Konsumen Lokalisasi Puger Kulon Yang Sudah Beristri, Patuh Pakai Kondom (Sumber; Canva)

Frensia.id- Pernah diriset, ternyata ada hubungan status pernikahan dengan kepatuhan konsumen lokalisasi dalam memakai kondom. Fakta ini ditemukan dalam sebuah riset pada para konsumen Lokalisasi Puger Kulon Jember.

Puger Kulon merupakan salah satu Lokalisasi yang cukup besar di Jember. Konsumen mereka berasal dari beberapa kalangan, termasuk yang beristri dan masih Bujang.

Penggunaan kondom di kalangan pekerja seks komersial (PSK) sangat dianjurkan untuk mencegah penularan infeksi menular seksual (IMS). Meskipun demikian, tingkat kepatuhan dalam menggunakan kondom masih terbilang rendah, dan ini menjadi masalah serius dalam upaya pencegahan IMS.

Salah satu peneliti yang fokus pada ketaatan konsumen lokalisasi Puger Kolon ini adalah Dini Eka Pripuspitasari. Riset akademisi Universitas dr. Soebandi telah terbit setahun yang lalu, 2023, di Fetus : Journal of Midwifery.

Menurutnya, di Puger Kulon, tercatat 69 PSK, di mana sebanyak 47 di antaranya atau 68,1% telah terjangkit IMS, berdasarkan data dari Puskesmas Puger.

Baca Juga :  NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat

Penelitiannya bertujuan untuk mengkaji hubungan antara status perkawinan dan kepatuhan penggunaan kondom pada PSK di Puger Kulon.

Dengan menggunakan metode cross sectional dan melibatkan 30 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, penelitian ini menganalisis data menggunakan uji chi square.

Dari kajian yang dilakukannya, ditemukan bahwa sebagian besar responden berstatus janda atau “sendiri,” yaitu sebanyak 18 orang (60%). Kepatuhan dalam penggunaan kondom juga tercatat rendah, dengan 17 responden (56,7%) masuk dalam kategori tidak patuh.

Berdasarkan hasil uji chi square, nilai p yang diperoleh adalah 0,004, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status perkawinan dan kepatuhan penggunaan kondom (p < 0,05).

PSK yang telah menikah cenderung lebih konsisten menggunakan kondom dibandingkan mereka yang tidak menikah atau berstatus janda. Hal ini disebabkan oleh kesadaran pasangan suami istri yang lebih besar terhadap pentingnya menjaga kesehatan satu sama lain, serta potensi risiko yang lebih besar jika hubungan seksual dilakukan tanpa perlindungan.

Baca Juga :  Khotbah Idul Adha Di Polres Jember, Prof Hepni Sebut Ritual Sa'i Sebagai Ajaran Kepedulian Sosial

Kepatuhan yang lebih tinggi ini bertujuan untuk mencegah penularan IMS yang dapat memengaruhi kesehatan pasangan.

Penelitiannya telah menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status perkawinan dan kepatuhan penggunaan kondom di kalangan PSK di Puger Kulon. PSK yang telah menikah lebih cenderung patuh dalam menggunakan kondom dibandingkan yang berstatus janda.

Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam upaya pencegahan IMS melalui peningkatan edukasi dan program kesehatan yang lebih efektif, khususnya mengenai pentingnya penggunaan kondom secara konsisten.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Haul Bung Karno! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi Bangkitkan Semangat di Bulan Bung Karno
Pertamina Patra Niaga Bagikan Santunan di Regional Jatimbalinus
Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan
BEM Poliwangi dan BRKS Soroti Tambang Ilegal Petak 56, Desak Kajian Dampak Lingkungan dan Sosial
Kualifikasi Calon Ketua Umum PBNU Menurut Gus Zainil Ghulam
Bule Rusia Divonis Bersalah dalam Kasus Penganiayaan di Banyuwangi, Imigrasi Tunggu Rekomendasi APH
Muskab VII IPSI Banyuwangi Berlangsung Demokratis, Gus Syifa Terpilih Sebagai Ketua Baru

Baca Lainnya

Saturday, 20 June 2026 - 21:18 WIB

Haul Bung Karno! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama

Saturday, 20 June 2026 - 19:05 WIB

DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi Bangkitkan Semangat di Bulan Bung Karno

Saturday, 20 June 2026 - 02:15 WIB

Pertamina Patra Niaga Bagikan Santunan di Regional Jatimbalinus

Friday, 19 June 2026 - 15:56 WIB

Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

Friday, 19 June 2026 - 15:28 WIB

BEM Poliwangi dan BRKS Soroti Tambang Ilegal Petak 56, Desak Kajian Dampak Lingkungan dan Sosial

TERBARU

Salah satu Koodinator Lapangan (Korlap) aksi saat melakukan orasi di depan gedung DPRD Jember (Foto: Fadli/Frensia).

News

Selain Dukung MBG Massa Aksi Juga Suarakan Pentingnya KDKMP

Saturday, 20 Jun 2026 - 14:13 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading