Prabowo Ucap Terima Kasih Pada Jokowi, Warganet Ribut Soal Pemecatan Dan Pelanggaran HAM

Friday, 1 March 2024 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber Tangkapan layar Akun Resmi @prabowo

Ilustrasi, Sumber Tangkapan layar Akun Resmi @prabowo

Frensia.id- Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih pada Joko Widodo atar pemberian gelar Jenderal TNI Kehormatan. Warganet banyak yang mengatakan bangga, namun juga tidak sedikit mengungkit kembali tuduhan pelanggaran HAM dan pemecatan dulu.

Bukan hanya kepada Jokowi, ia juga mengucapkan terima kasih pada lembaga keamanan dan pertahanan negara. “terima kasih kepada Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia, serta seluruh prajurit TNI dan Polri di seluruh Indonesia”. Catatnya pada akun @Prabowo.

Ia juga menegaskan bahwa sejak usianya mencapai 18 tahun, sudah berjanji untuk selalu setia kepada Negara, Bangsa, dan Rakyat Indonesia.

Ia mengaku telah bersumpah untuk mendharma bhaktikan dirinya. Juga secara tulus mempersembahkan jiwa dan raga untuk kepentingan negara Indonesia tercinta.

Baca Juga :  Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran

Komitmen dalam sumpah itu akan tetap ia pegang sepanjang hidupnya.”sumpah itu yang akan saya selalu pegang”, tulisnya.

Postingannya langsung viral. Direpost lebih dari 1.600 kali, disukai lebih dari 13 ribu akun, dan telah mendapat lebih dari 1000 komentar. Tentu, sangat beragam yang didapatkan.

Ada yang juga merasa bangga, mendukung  dan ada pula yang mengungkit kembali sejarah kelam sosok Prabowo. Yang mendukung misalnya, akun @roman_paqr yang menulis, “Selamat dan sukses pak!! 🙏”.

Sedangkan yang mengungkit kembali sejarah pelanggaran HAM, salah satunya adalah akun @sqytherin. Ia membagikan video yang berisi tentang kesaksian Wiranto tentang pelanggaran yang dilakukan Prabowo. “Hancur sejarah dibuat Jokowi”, keterangan yang dicantumkan dalam video tersebut.

Baca Juga :  Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Ada juga yang mengungkit tentang kasus penculikan. Misalnya, akun @DS_yantie. Ia berkomentar, “Pak kalau udah di Lantik, berani kah anda menemui keluarga korban pelanggaran HAM di depan istana setiap hari kamis?”

Komentar tentang penculikan dan pelanggaran HAM tersebut, sama persis dengan isu yang diangkat pada pemilihan umum sebelumnya. Sebagaimana yang dijelaskan dalam penelitian “Pandangan Hukum Dan Ham Joko Widodo Dan Prabowo Subianto Pada Debat Capres Pertama 2019: Analisis Sebuah Wacana Kritis Norman Fairclough”.

Penelitian tersebut disusun oleh Ilham Saiful Mubin pada tahun 2023. Dalam pandangan isu pelanggaran HAM memang sering dihembuskan oleh lawan-lawan Prabowo dalam politik. Isu tersebut dianggap sukses merusak elektabilitasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Aktivasi IKD Jember Capai 139.966 Akun Per 6 November 2026
MUI Jember Desak DPRD Pertegas Penegakan Peraturan Sound Horeg
MUI Jember Audiensi ke Komisi A DPRD, Soroti Parade Sound Horeg Abai Kaum Rentan
Pada Savic Ali, Ketua PC Fatayat NU Jember Nyatakan Siap Turun Jalan
Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil
DPRD Jember Buka Suara soal Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates Ternyata Tak Punya KTP
Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan
Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Baca Lainnya

Friday, 6 November 2026 - 19:16 WIB

Aktivasi IKD Jember Capai 139.966 Akun Per 6 November 2026

Thursday, 5 November 2026 - 14:47 WIB

MUI Jember Audiensi ke Komisi A DPRD, Soroti Parade Sound Horeg Abai Kaum Rentan

Wednesday, 4 November 2026 - 23:06 WIB

Pada Savic Ali, Ketua PC Fatayat NU Jember Nyatakan Siap Turun Jalan

Wednesday, 4 November 2026 - 21:09 WIB

Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil

Wednesday, 4 November 2026 - 19:55 WIB

DPRD Jember Buka Suara soal Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates Ternyata Tak Punya KTP

TERBARU

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember, Bambang Saputro (kanan), bersama warga Jember setelah melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). (Foto: Humas Dispendukcapil).

Politia

Aktivasi IKD Jember Capai 139.966 Akun Per 6 November 2026

Friday, 6 Nov 2026 - 19:16 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading