Rangkuman Pemikiran Kuntowijoyo Tentang Mitos Politik, Sebuah Refleksi

Friday, 23 August 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kuntowijoyo - Cendekiawan dan Sejarawan Muslim Indonesia (by Sam Ridwan / Frensia.id)

Ilustrasi Kuntowijoyo - Cendekiawan dan Sejarawan Muslim Indonesia (by Sam Ridwan / Frensia.id)

Frensia.id – Kuntowijoyo adalah seorang filsuf dan penulis Indonesia yang memiliki pemikiran yang kaya dan mendalam tentang berbagai aspek kehidupan, termasuk politik. 

Salah satu topik yang sering dibahasnya adalah mitos politik.  mitos politik adalah cerita atau narasi yang digunakan oleh aktor politik untuk memperkuat legitimasi dan kekuasaan mereka. 

Mitos politik seringkali berupa penjelasan yang sederhana dan menarik tentang realitas politik yang kompleks. Mitos ini dapat berupa keyakinan, simbol, atau cerita yang diyakini oleh masyarakat dan digunakan untuk mempengaruhi opini publik. 

Kuntowijoyo menyatakan bahwa mitos politik memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan politik. Pertama, mitos politik digunakan untuk memberikan legitimasi kepada penguasa. Dengan menghadirkan cerita atau narasi yang menarik, penguasa dapat memperkuat posisinya dan menjustifikasi keputusan politiknya.

Baca Juga :  Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink

Kedua, mitos politik juga berfungsi untuk mengkonsolidasikan identitas kelompok atau bangsa. Cerita-cerita ini dapat membangun rasa kebersamaan dan solidaritas di antara masyarakat.

Ketiga, mitos politik dapat mempengaruhi opini publik dengan menyediakan narasi yang mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat. Hal ini dapat mempengaruhi cara masyarakat memandang isu-isu politik dan sosial.

Selain kegunaan mitos politik yang dibahasnya, ia juga memaparkan beberapa kritik. Baginya mitos politik seringkali menyederhanakan realitas yang kompleks dan menghalangi pemahaman yang lebih dalam tentang masalah politik. 

Mitos politik seringkali digunakan untuk memanipulasi kebenaran. Dengan menyajikan narasi yang menarik namun tidak selalu akurat, mitos politik dapat menghalangi masyarakat dari memahami realitas yang sebenarnya.

Termasuk pula ia dapat menjadi penghalang bagi perubahan sosial dan politik. Dengan memperkuat status quo, mitos ini dapat menghambat upaya-upaya untuk menciptakan perubahan yang lebih adil dan demokratis.

Baca Juga :  Gus Fawait: Atasi Masalah Kemiskinan Harus dengan Data

Penggunaan mitos politik dapat menyebabkan polarisasi di antara masyarakat. Dengan mempromosikan narasi yang eksklusif, mitos ini dapat mengurangi toleransi dan mengakibatkan ketegangan sosial.

Pemikiran Kuntowijoyo tentang mitos politik memberikan wawasan yang penting tentang bagaimana cerita dan narasi digunakan dalam kehidupan politik. Mitos politik memiliki fungsi yang kompleks, mulai dari legitimasi kekuasaan hingga konsolidasi identitas. 

Terus melanggengkan mitos politik juga memiliki potensi untuk menyederhanakan realitas dan menghalangi perubahan. Oleh karena itu, kritik dan refleksi terhadap mitos politik menjadi sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih ilmiah dan sadar demokrasi. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Baca Lainnya

Wednesday, 16 September 2026 - 19:26 WIB

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Ilustrasi Nietzsche dan pernikahan (Sumber: AI)

Kolomiah

Pandangan Nietzsche Agar Pernikahan Tidak Berujung Cerai

Friday, 18 Sep 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading