Rektor UIN KHAS Apresiasi Skema Murur Kemenag RI Di Acara Wisuda

Thursday, 20 June 2024 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

El RIyadh

El RIyadh

Frensia.id- Skema murur yang disusun Kementerian agama Republik Indondonisia (Kemenag RI), akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di banyak media. Kebijakan tersebut tampak diapresiasi oleh Prof. Hepni, Rektor Universitas Islam Kiai Haji Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember saat acara wisuda, 20/06/2024.

Dalam acara wisuda sarjana S1 LVIX dan Pascasarjana XLI UIN KHAS Jember, Prof Hefni, menyarankan agar para wisudawan dapat benar-benar menunjukkan kompetensi di masyarakat. Baginya, harus ada perubahan dari sebelum dan sesudah jadi sarjana.

“Tentu perubahan yang diharapkan adalag perubahan esensial, perubahan substantif, bukan sekedar perubuhan casing”, ujarnya.

Perubahan esensial yang dimaksudnya, adalah pera sarjana harus dapat menjawab masalah-masalah masyarakat. Bahkan juga diharapkan telah dapat memimpin sekaligus menjadi pemimpin.

Selain itu, ia juga mendorong para wisudawan bangga menjadi lulusan lembaga pendidikan tinggi Kemenag RI.

Baca Juga :  Semangati Aktivis PMII UIN KHAS Jember, Savic Ali: Kekuasaan Hari ini Sedang Frustasi

“Yang terakhir, mari kita bangga, menjadi lulusan, menjadi alumni, di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia”, ucapnya.

Prof Hepni melihat Kemenag RI saat ini selalu membuat terobosan demi agama dan kemanusiaan. Beberapa diatara yang perlu diapresiasi adalah suksesnya pelaksanaan haji tahun ini.

“Termasuk misalnya yang paling akhir, adalah pelaksanaan ibadah haji. Yang tahun ini dianggap pelaksanaan yang paling sukses dari tahun-tahun sebelumnya”, katanya di depan 300 mahasiswa yang telah diwisuda.

Ia menganggap kebijakan pelaksanaan haji dirumuskan Kemenag telah tepat. Salah satu kebijakan dianggapnya cerdik adalah skema murur di Muzdhalifah.

“Itu adalah tindakan cerdas untuk penyelamatan kemanusiaan. Untuk manfaat yang lebih besar. Dan ini yang harus dibaca dari tindakan yang telah tampak,”, jelasnya.

Baca Juga :  28 Siswa MI di Jember Keracunan Makanan Gratis, Susu Kedelai Diduga Jadi Pemicu

Seperti diketahui bersama bahwa sebelumnya Kemenag RI merilis bahwa skema haji tahun ini, tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Saat ini ada skema mabit dengan murur di Muzdhalifah.

Salah satu alasanya adalah menghindari kepadatan yang dapat menimbulkan hal yang memilukan sebagaimana terjadi di tahun sebelumnya. Dengan skema murur, para jema’ah tidak lagi harus bermalam di Muzdhalifah.

Kebijakan demikian yang dianggap Prof Hepni sebagai terobosan cerdik. Ia menyarankan beberapa pihak dapat memandang skema tersebut dari substansi  tujuannya.

“Maqosidus syari’ahnya dibaca, spirit of ideanya yang dibaca. Bukan sekedar apa yang tertulis, tapi sesungguhnya makna terdalam di balik yang tertulis itu, yakni kemanfaatan yang besar bagi kemanusiaan,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemotor Tewas Usai Tabrakan dengan Dump Truk di Tegalsari Banyuwangi
Pada Savic Ali, Ketua PC Fatayat NU Jember Nyatakan Siap Turun Jalan
Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil
Semangati Aktivis PMII UIN KHAS Jember, Savic Ali: Kekuasaan Hari ini Sedang Frustasi
Demi Mutu Kampus! Prof Chotib, Calon Rektor UIN KHAS Dapat Dukungan Banyak Ormawa
PMII Nyatakan Dukungan pada Prof Chotib Sebagai Rektor UIN KHAS Jember
Konvoi Suporter Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi Telan Korban, Satu Tewas
Diterjang Angin Kencang, Atap Gedung KDKMP Sukomaju Banyuwangi Rusak

Baca Lainnya

Thursday, 5 November 2026 - 20:05 WIB

Pemotor Tewas Usai Tabrakan dengan Dump Truk di Tegalsari Banyuwangi

Wednesday, 4 November 2026 - 23:06 WIB

Pada Savic Ali, Ketua PC Fatayat NU Jember Nyatakan Siap Turun Jalan

Wednesday, 4 November 2026 - 21:09 WIB

Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil

Tuesday, 3 November 2026 - 14:06 WIB

Semangati Aktivis PMII UIN KHAS Jember, Savic Ali: Kekuasaan Hari ini Sedang Frustasi

Monday, 2 November 2026 - 13:35 WIB

Demi Mutu Kampus! Prof Chotib, Calon Rektor UIN KHAS Dapat Dukungan Banyak Ormawa

TERBARU

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember, Bambang Saputro (kanan), bersama warga Jember setelah melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). (Foto: Humas Dispendukcapil).

Politia

Aktivasi IKD Jember Capai 139.966 Akun Per 6 November 2026

Friday, 6 Nov 2026 - 19:16 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading