Ridwal Kamil Ditolak Warga, Bang Doel Sebagai Lawannya Beri Nasehat

Saturday, 7 September 2024 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ridwal Kamil Ditolak Warga, Bang Doel Sebagai Lawannya Beri Nasehat (sumber: Ilustrasi/Frensia)

Gambar Ridwal Kamil Ditolak Warga, Bang Doel Sebagai Lawannya Beri Nasehat (sumber: Ilustrasi/Frensia)

Frensia.id-  Ridwan Kamil (RK)ditolak warga Jakarta Timur. Ada yang menyebutkan penolakan tersebut dianggap sebagai akibat dari masalah teknis.

Menanggapi hal tersebut, Ridwan Kamil sebagai Bakal calon gubernur Jakarta mengaku tak ada calon yang 100 persen diterima oleh masyarakat. Jadi pasti ada beberapa pihak yang tidak suka padanya, tentu telah lumrah ditemukan.

Rano Karno, calon Wakil Gubernur Jakarta dari PDIP, mengungkapkan keprihatinannya atas insiden penolakan yang dialami Ridwan Kamil, bakal calon Gubernur yang diusung oleh KIM Plus, saat berkunjung ke Jatinegara, Jakarta Timur. Sebagai tokoh yang akrab disapa “Bang Doel,” Rano menilai bahwa tindakan semacam ini tidak sepatutnya terjadi di Jakarta, sebuah kota yang dikenal dengan keterbukaan dan keragaman warganya.

Menurut Rano, perbedaan pilihan politik adalah bagian dari demokrasi yang sehat, namun seharusnya tetap dijaga dalam bingkai kesopanan dan toleransi. Ia menekankan bahwa demokrasi seharusnya menjadi ruang untuk dialog, bukan konfrontasi, dan mengajak semua pihak untuk menjaga semangat persatuan di tengah persaingan politik.

Baca Juga :  Pemkab Jember Evaluasi Pelibatan 22 Ribu ASN dalam Verval Data Kemiskinan

“Setiap pilihan itu kan konsekuensi. Tapi, enggak usahlah kita ekstrem penolakan. Sebagai tuan rumah, kita harus menerima tamu,” katanya pada para pewarta saat sosialisasi bersama warga Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu 7/9/2024.

Hanya, Bang Doel juga memberikan nasehat bahwa adab mestinya dipahami bersama. Ia juga mengingatkan pentingnya adab dan etika sebagai tamu saat berkunjung ke suatu wilayah.

 Menurutnya, seorang tamu seharusnya memberitahukan terlebih dahulu kepada warga setempat mengenai kehadiran dan kegiatan yang akan dilakukan, agar masyarakat tidak merasa kaget atau terganggu.

Baca Juga :  Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film "Pesta Babi", Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya

“Tamu sebaiknya memberi tahu dulu kalau mau datang, jadi warga tidak terkejut,” ujar Rano Karno sebagaimana dilansir Tribunnews.

Rano mencontohkan tindakannya sendiri ketika mengunjungi kawasan Cengkareng. Saat itu, ia mendampingi Anggota DPR RI dari PDIP, Charles Honoris, dalam kegiatan tebus murah sembako.

Sebelum berkunjung, Rano memastikan untuk berkoordinasi dengan warga setempat, sehingga kunjungan tersebut berjalan lancar tanpa adanya insiden yang tidak diinginkan. Menurutnya, menjaga komunikasi dan menghormati warga lokal merupakan kunci penting dalam menjaga hubungan baik selama kegiatan politik di tengah masyarakat.

Rano berharap insiden tersebut tidak terulang dan masyarakat dapat menyikapi perbedaan pandangan dengan kepala dingin serta sikap saling menghormati.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026
Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf
Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama
Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya
Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat
BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat
Kata Ketua Komisi D DPRD Jember Anggotanya Viral Main Game-Ngudut Saat Rapat
Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Legislator Viral Main Game dan Merokok Saat RDP

Baca Lainnya

Saturday, 16 May 2026 - 19:33 WIB

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026

Thursday, 14 May 2026 - 00:16 WIB

Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIB

Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama

Wednesday, 13 May 2026 - 22:10 WIB

Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya

Wednesday, 13 May 2026 - 16:17 WIB

Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat

TERBARU

Gambar Diteliti, Lagu Speak Up Ternyata berisi Pesan Ekokrtisisme (Sumber: Grafis Frensia)

Educatia

Diteliti, Lagu Speak Up Ternyata berisi Pesan Ekokrtisisme

Sunday, 17 May 2026 - 21:24 WIB

Sumber Gambar: Ilustrasi AI Gemini

Kolomiah

Modal Pilkades

Sunday, 17 May 2026 - 19:48 WIB

Suasana saat acara Karnaval SCTV berlangsung (Foto: Sigit/Frensia).

Entertainment

Karnaval SCTV 2026 Kembali Guncang Alun-Alun Jember

Saturday, 16 May 2026 - 19:40 WIB