Sejumlah Tokoh Agama dan Politik Datangi Polres Jember, Minta Serius Berantas Narkoba dan Miras

Saturday, 1 February 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Sejumlah Tokoh Agama dan Politik Datangi Polres Jember, Minta Serius Berantas Narkoba dan Miras (Sumber: Istimewa)

Gambar Sejumlah Tokoh Agama dan Politik Datangi Polres Jember, Minta Serius Berantas Narkoba dan Miras (Sumber: Istimewa)

Frensia.Id- Sejumlah tokoh agama dan perwakilan dari partai politik mendatangi Kepolisian Resor (Polres) Jember. Mereka meminta agar peredaran minuman keras (miras) dan narkoba untuk segera diberantas dengan serius.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Abdul Hamid Hasbullah menyampaikan bahwa tujuannya datang ke Polres ialah untuk meminta penegak hukum segera memberantas miras dan narkoba.

“Kami datang kesini, meminta dengan hormat kepada penegak hukum untuk memberantas miras dan narkoba. Jember harus benar-benar bersih dari Narkoba,” katanya, Sabtu (01/02/2025).

Kapolres Jember, AKP Bayu Gubunagi, secara terpisah menyatakan bahwa pihaknya sangat senang dengan adanya audiensi dari tokoh agama dan politik yang mengatasnamakan masyarakat peduli Jember.

“Kami menerima audiensi dari masyarakat peduli Jember. Mereka terdiri dari tokoh agama dan politik Jember” ujarnya.

Lebih lanjut kata Bayu, kesimpulan dari hasil audiensi, semuanya bersepakat untuk memberantas penyebaran miras dan narkoba di kabupaten Jember. Ia meminta seluruh lapisan masyarakat membantu, mengingat wilayah Jember sangat luas.

Baca Juga :  Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin

“Kesimpulannya kami bersepakat untuk menanggulangi pemberantasan miras di Jember. Karena Jember sangat luas, maka kami membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat,” ucapnya.

Bayu juga menegaskan, bahwa pihak kepolisian memang sudah melakukan aksi pemberantasan miras dan narkoba sebelum didatangi oleh mereka. “Tapi sebelum itu, kami sudah melakukan aksi pemberantasan miras,” tegasnya.

Bahkan Bayu memberikan jaminan, jika kepolisian Polres Jember melakukan pembiaran atau melindungi para pengedar narkoba. Maka dirinya siap mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kapolres.

“Kami memberikan jaminan, jika Polres melakukan pembiaran atau melindungi para pengedar narkoba. Maka saya siap untuk mengundurkan diri” paparnya.

Baca Juga :  Diduga Kesurupan, Pria di Banyuwangi Menceburkan diri ke dalam Sumur

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Ahmad Halim menyebut bahwa tindakan ini merupakan kepedulian masyarakat untuk membersihkan Jember dari miras dan narkoba. Namun, karena ini merupakan era transisi pergantian Bupati, maka bupati yang baru harus berkoordinasi dengan Polres.

“Karena ini era transisi, nanti bupati baru yang akan berkoordinasi dengan polres,” terangnya.

Sat ditanya mengenai apakah akan ada revisi Peraturan Daerah (Perda) mengenai perizinan penjualan miras di kabupaten Jember? Halim menyampaikan bahwa sekalipun ada kemungkinan untuk merevisi, maka pengesahannya akan sangat lama. Sebab, butuh banyak sumbangsih ide dan gagasan dari banyak pihak.

“Ada kemungkinan untuk direvisi Perda, tapi pengesahannya akan sangat lama. Butuh banyak gagasan dari yang lain, dan butuh evaluasi dari banyak pihak,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi
PLN UP3 Siapkan Stasiun Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik di Jember dan Lumajang
Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV
Kebakaran Dua Kandang Ayam di Banyuwangi, 28 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang
Tangis Istri dan Anak Kembar Pecah Sambut Jenazah Ponco Korban KM Virgo
Kemarau Panjang, 400 KK di Genteng Banyuwangi Digerojok 10 Ribu Liter Air Bersih
Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri
Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara

Baca Lainnya

Thursday, 15 October 2026 - 22:52 WIB

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Wednesday, 14 October 2026 - 23:44 WIB

PLN UP3 Siapkan Stasiun Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik di Jember dan Lumajang

Sunday, 11 October 2026 - 19:49 WIB

Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV

Sunday, 11 October 2026 - 19:47 WIB

Kebakaran Dua Kandang Ayam di Banyuwangi, 28 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang

Saturday, 10 October 2026 - 15:54 WIB

Tangis Istri dan Anak Kembar Pecah Sambut Jenazah Ponco Korban KM Virgo

TERBARU

Masyarakat yang akan mengurusi paspor di Kantor Imigrasi. (Foto: Istimewa).

Regionalia

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Thursday, 15 Oct 2026 - 22:52 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading