Yang penting bukan Catatan MK: Gus Imin Slepet Gibran

Tuesday, 23 January 2024 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia. Id/23/01/2024. Cawapres paslon urut 2 Gibran Raka Buming Raka menyindir Gus Imin sebagai cawapres nomor urut 1 yang menurutnya melihat catatan saat menjawab pertanyaan dari Penelis. Tanggapan Gibran itu dilontarkan saat Gus imin menjawab terkait tema Pangan pada segmen ke 2 dengan menjawab pertanyaan dari panelis. Gus Imin mendapat undian pertanyaan mengenai pangan. Dalam Pertanyaan itu Gus imin ditanya mengenai strategi untuk menghadapi perubahan iklim ekstrim yang dapat mengancam produksi pangan dan menurunkan kualitas gizi pangan yang sangat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia serta kecerdasan imuntas dan produktivitas.

Gus imin lalu merespon menberikan jawaban atas pertanyaan tersebut “Tanpa krisis iklimpun persawahan pertanian kita tidak memiliki air dan irigasi yang memadai, bahkan lebih fatal lagi dalam mengadakan pengadaan pangan nasional petani tidak dilibatkan hanya melibatkan korporasi ini yang harus kita rubah. Kita ingin melihat bawah potensi petani dan seluruh prodak-prodaknya masih sangat luar biasa…” Jawab Gus Imin.

Baca Juga :  Peringati May Day, Gus Fawait Sebut Kesejahteraan Buruh Harus Terjamin

Selesai menjawab pertanyaan itu Gibran paslon urut 2 lebih awal diberikan kesempatan menanggapi jawaban Gus Imin. Sebelum menanggapi jababwan Gus Imin, Gibran menyidir Gus Imin yang melihat catatan. “Enak bangat ya Gus ya, jawabnya sambil baca catatan” Sentil Gibran pada Segemen ke 2 saat ia memberikan tanggapan atas jawaban Gus Imin.

Jika dilihat dengan saksama Gus Imim tidak sepenuhnya melihat catatan tersebut hanya sesekali saja ia melihata catatannya namun lebih banyak ia menatap ke depan menjawa dengan lugas. Meskipun melihat catatan tentu tidak menjadi masalah yang menjadi tolak ukurnya adalah substansi penyampaiannya.

Namun Gus Imin tetap santai menanggapi sindirin Gibran yang awal-awal sudah menyindirnya. Alih-alih percaya dirinya berkurang jutru ia malah slepet Gibran. Ia menuturkan bahwa baginya tidak masalah melihat catatan yang penting yang ia lihat bukan catatan Mahkamah Konstitusi.

Baca Juga :  Bupati Fawait Tegaskan Program Bunga Desa Bukan Sekedar Kegiatan Seremonial

“Terimakasih, saya catat sedikit, yang penting ini bukan catatan Mahkamah Konstitusi” Kalimat yang pertama muncul dari Gus Imin menjawab pertanyaan Panelis terkait sub tema Desa. Sindiran ini dilakukan Gus Imin untuk menyelepet Gibran yang mengomentari dirinya melihat catatan saat menjawab sub tema Pangan.

Sontak Slepet Gus Imin terkait ‘bukan catatan MK (Mahkamah Konstitusi)’ itu mendapat sorak sorai dari pendukungnya. Memang hingga sat ini narasi Mahkamah Konstitusi tidak bisa ditanggalkan dari paslon 2. Bagi Gus Imin terkait sindiran Gibran soal lihat catatan bukanlah hal yang substansial apalagi kedua paslon termasuk Gibran sendiri memang membawa catatan saat debat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026
Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf
Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama
Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya
Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat
BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat
Kata Ketua Komisi D DPRD Jember Anggotanya Viral Main Game-Ngudut Saat Rapat
Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Legislator Viral Main Game dan Merokok Saat RDP

Baca Lainnya

Saturday, 16 May 2026 - 19:33 WIB

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026

Thursday, 14 May 2026 - 00:16 WIB

Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIB

Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama

Wednesday, 13 May 2026 - 22:10 WIB

Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya

Wednesday, 13 May 2026 - 16:17 WIB

Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat

TERBARU

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof. Tri Yogi Yuwono (dari Kiri), H.M. Arum Sabil, Prof. Mohammad Nuh, Prof. Budi Santoso, Dekan Fakultas Kedokteran Unusa (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Pramuka Jatim Kini Punya Jalur Khusus Masuk Kedokteran Unusa

Tuesday, 19 May 2026 - 18:50 WIB